Cara Membersihkan Kolam Lele dengan Mudah agar Air Tetap Jernih dan Ikan Sehat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membersihkan kolam lele harus dilakukan secara rutin agar ikan tetap sehat dan tumbuh dengan optimal.
Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan stres, penyakit, bahkan kematian pada ikan. Oleh sebab itu, perawatan kolam menjadi hal penting dalam budidaya lele.
Cara Membersihkan Kolam Lele
Berikut adalah cara membersihkan kolam lele agar kondisi air tetap baik dan ikan dapat tumbuh dengan sehat, mengutip dari dkpp.bulelengkab.go.id.
Pengurasan air menjadi tahap pertama yang harus dilakukan untuk menghilangkan kotoran, sisa pakan, dan zat beracun yang mengendap di dasar kolam.
Proses ini dilakukan dengan membuang sekitar dua pertiga bagian air dari dasar kolam menggunakan sistem pembuangan yang efektif agar kotoran terangkat sempurna.
Setelah air dikurangi, pengisian kembali dilakukan dengan menambahkan air bersih yang sudah diendapkan selama minimal dua malam. Pengendapan ini bertujuan untuk menghilangkan kandungan zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan ikan.
Suhu air yang disarankan berkisar antara 20 hingga 28 derajat Celsius agar ikan tetap nyaman dan tidak stres.
Selain mengganti air, pH air harus tetap stabil agar tidak menimbulkan masalah kesehatan pada ikan. Garam krosok dapat ditambahkan ke dalam kolam untuk menjaga keseimbangan pH dan mencegah pertumbuhan jamur.
Setelah garam diberikan, molasses awal dapat ditambahkan guna menghambat pertumbuhan alga hijau biru yang bisa meracuni ikan.
Pembersihan fisik kolam juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan ikan. Lumut yang menempel di dinding kolam perlu dibersihkan agar tidak menurunkan kualitas air.
Sisa pakan yang tidak termakan harus segera diangkat untuk mencegah pembentukan gas beracun yang dapat membahayakan ikan.
Agar kualitas air tetap baik dalam jangka panjang, alat bantu seperti filter atau aerator bisa digunakan untuk menjaga kandungan oksigen dalam air.
Aerator membantu sirkulasi oksigen agar ikan tetap aktif dan sehat, sementara filter berfungsi untuk menyaring kotoran agar tidak mengendap di dasar kolam.
Kemudian, pembersihan area sekitar kolam juga harus dilakukan secara rutin agar kotoran dari luar tidak masuk ke dalam air.
Daun kering, lumpur, atau material lain yang berpotensi mencemari kolam perlu segera dibersihkan agar tidak menjadi sumber penyakit bagi ikan.
Oleh sebab itu, cara membersihkan kolam lele harus dilakukan secara berkala agar kualitas air tetap terjaga dan ikan bisa tumbuh dengan optimal.
Kolam yang bersih akan meningkatkan kesehatan ikan serta mengurangi risiko kematian akibat kondisi air yang buruk. (Shofia)
Baca Juga: 7 Tips Menggoreng Lele agar Tidak Lengket dan Hasilnya Crispy
