Cara Membersihkan Telinga Kucing yang Tepat dan Cepat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telinga kucing perlu dirawat secara rutin agar tetap berfungsi optimal. Pemilik perlu mengetahui cara membersihkan telinga kucing yang benar dan tepat.
Cara membersihkan telinga kucing dimulai dengan menyiapkan beberapa peralatan. Berikut adalah peralatan yang perlu disiapkan dan caranya.
Apakah Telinga Kucing Perlu Dibersihkan?
Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang membutuhkan banyak perawatan untuk kesehatannya, salah satunya adalah dengan membersihkan telinga kucing.
Telinga kucing bisa menjadi tempat bersarangnya kutu dan bakteri penyebab penyakit, apalagi kalau telinga kucing jarang dibersihkan.
Tungau scabies contohnya yang paling sering menyerang bagian telinga luar dan ujung telinga bagian dalam sebagaimana dikutip dari Majalah Cat and Dog 1.
Selain itu, kotoran telinga bisa menyebabkan bau tak sedap dan juga menyebabkan kucing rentan terserang penyakit radang telinga atau penyakit lainnya.
Oleh karena itu, penting bagi pemilik untuk membersihkan telinga kucing secara berkala serta mengetahui bagaimana cara membersihkan telinga kucing yang tepat dan cepat.
Cara Membersihkan Telinga Kucing
Berikut adalah cara membersihkan telinga kucing berdasarkan buku Panduan Memelihara Kucing Persia karya Bayu R. Susetyo, yaitu:
Persiapkan alat dan bahan berupa cotton bud, kapas, cairan antiseptik, dan baby oil.
Pegang kepala kucing dengan posisi miring sambil perlahan membuka daun telinga.
Bersihkan bagian dalam telinga dengan menggunakan cotton bud yang sudah dibasahi cairan antiseptik atau baby oil.
Bersihkan bagian luar telinga, termasuk lekukan-lekukan yang ada, dengan kapas atau tisu yang juga sudah dibubuhi dengan cairan pembersih.
Lakukan pembersihan dengan hati-hati agar tidak mengenai gendang telinga atau bagian sensitif lain.
Kotoran berwarna kecokelatan mengindikasikan adanya infeksi kutu di telinga yang perlu segera mendapatkan penanganan dokter hewan.
Saat menggunakan cairan antiseptik, pastikan pilih yang aman untuk kulit. Setidaknya, hindari kontak langsung dengan kulit dan gunakan cotton bud atau kapas.
Selain menggunakan cara di atas, bisa juga dengan membeli cairan pembersih telinga untuk kucing di toko hewan atau dokter hewan.
Berdasarkan buku Hidup Sehat Bersama Kucing Kesayangan karya Nurheti Yuliarti, penggunaan cairan pembersih telinga adalah dengan meneteskan langsung di saluran telinga.
Memeriksa kebersihan telinga bisa dilakukan setiap hari dan telinga kucing bisa dibersihkan saat terlihat kotor. Demikian adalah cara membersihkan telinga kucing yang perlu diketahui pemilik. (SP)
