Konten dari Pengguna

Cara Membuat Herbarium yang Mudah Dilakukan di Rumah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat herbarium. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat herbarium. Foto: Pixabay

Herbarium adalah tempat menyimpan tumbuhan yang sudah diawetkan. Perlu mengetahui cara membuat herbarium untuk mengidentifikasi tumbuhan.

Herbarium bisa diartikan juga sebagai koleksi spesimen tumbuhan yang diawetkan serta data terkait dapat digunakan untuk keperluan penelitian ilmiah.

Di bawah ini akan dibahas lebih lanjut mengenai cara membuat herbarium yang mudah dilakukan di rumah.

Cara Membuat Herbarium

Ilustrasi cara membuat herbarium. Foto: Pixabay

Indonesia merupakan salah satu negara dengan koleksi herbarium terlengkap di dunia. Indonesia memiliki sekitar 2 juta koleksi spesimen. Koleksi itu meliputi spesimen kering, spesimen basah, mikroba, jamur, dan fosil.

Herbarium tersebut tersimpan di Herbarium Bogoriense Museum, yang kini berubah menjadi Museum Etnobotani di Bogor, Jawa Barat. Museum ini merupakan salah satu herbarium tertua dan terlengkap di Asia Tenggara.

Selain itu, Museum Etnobotani tersebut berada di urutan nomor tiga herbarium terbesar di dunia. Oleh karena itu, sering kali menjadi acuan bagi peneliti flora tropika Indonesia.

Dirangkum dari buku Cerdas Belajar Biologi karya Oman Karmana, cara membuat herbarium adalah sebagai berikut:

  1. Menyiapkan alat yang diperlukan, antara lain pisau, gunting, sekop plastik, kertas koran, kertas label, plastik transparan, stapler, tali plastik, alat tulis, karton tebal, dan sasak kayu.

  2. Mengumpulkan bahan-bahan dengan cara memilih bagian yang akan diawetkan, misal ranting, daun, kuncup, bunga, atau buah.

  3. Mencatat data tumbuhan, terutama sifat yang hilang saat tumbuhan diawetkan.

  4. Tulis label dengan beberapa informasi, seperti nama kolektor, nomor koleksi, nama lokal tumbuhan, lokasi, dan tanggal pengumpulan.

  5. Masukkan bahan ke dalam kantong plastik yang telah diberi label.

  6. Untuk pembuatan herbarium, bisa dimulai dengan menumpuk secara merata bahan herbarium bersama kertas koran, kemudian dipres di dalam sasak.

  7. Jemur sasak yang berisi bahan herbarium selama kurang lebih tiga minggu sampai kering.

  8. Selama dijemur, periksa sasak untuk memastikan pengeringan merata dan bebas dari jamur.

  9. Setelah kering, bahan herbarium dapat dikemas untuk diidentifikasi nama botani yang berisi famili, genus, dan spesies.

  10. Tempelkan bahan dan label identifikasi pada kertas karton tebal.

  11. Tutup herbarium dengan plastik transparan.

Demikian adalah cara membuat herbarium yang mudah dilakukan di rumah. (SP)