Cara Membuat Larutan EM4, Bahan, Alat dan Penggunaannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat larutan EM4 merupakan keterampilan yang penting dipelajari oleh siapa pun yang tertarik dengan dunia pertanian dan lingkungan. Pemahaman ini bisa membantu dalam mengelola lingkungan secara lebih efektif dan ramah lingkungan.
Menguasai cara membuat larutan ini membuka wawasan terhadap teknik-teknik organik yang semakin relevan di era modern ini, di mana kebutuhan akan praktik-praktik berkelanjutan semakin meningkat.
Panduan Lengkap Cara Membuat Larutan EM4
Belajar tentang cara membuat larutan EM4 memberikan pemahaman lebih mendalam tentang mikroorganisme yang terlibat dalam proses pembuatannya.
Mengutip jurnal Peningkatan Inovasi Superlizer Menggunakan Biokatalisator EM4 untuk Mempercepat Pertumbuhan Tanaman Cabai, Muhammad Aminuddin Berlian. dkk, (2024:501), Karena mengandung mikroorganisme yang baik, larutan EM4 ini tidak beracun dan ramah lingkungan.
Sehingga penggunaan EM4 tidak akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang dapat merugikan bagi organisme lain disekitarnya. Berikut cara membuat larutan EM4.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan:
Air Bersih: 10 liter (air sumur atau air hujan lebih disarankan karena tidak mengandung klorin seperti air PDAM).
Molase (Tetes Tebu): 1 liter (molase digunakan sebagai sumber makanan untuk mikroorganisme).
Bakteri Starter: Bisa menggunakan EM4 yang sudah jadi (sekitar 1 liter) sebagai starter, atau kamu bisa menggunakan bahan alami seperti air cucian beras atau limbah organik sebagai sumber mikroorganisme.
Buah-buahan atau Sayuran Busuk: 1–2 kg (digunakan sebagai sumber mikroorganisme alami).
Bekatul/Dedak: 0,5 kg (untuk memperkaya nutrisi bagi mikroorganisme).
Jeruk Nipis atau Lemon: 2–3 buah (untuk menstabilkan pH larutan).
Alat-Alat yang Dibutuhkan:
Ember atau jerigen plastik dengan penutup
pengaduk
kain kasa atau penutup yang memungkinkan udara masuk
Langkah-Langkah Pembuatan Larutan EM4:
Persiapan Bahan-Bahan: Potong kecil-kecil buah-buahan atau sayuran busuk agar mikroorganisme lebih mudah menguraikannya. Jika menggunakan jeruk nipis atau lemon, peras airnya dan sisihkan.
Pembuatan Starter Mikroorganisme: Jika menggunakan EM4 sebagai starter, campurkan EM4 ke dalam air bersih. Jika menggunakan bahan alami (seperti buah busuk), rendam buah atau sayuran busuk dalam air selama 3–4 hari agar mikroorganisme alami berkembang. Setelah itu, saring air rendaman ini untuk digunakan sebagai starter.
Pembuatan Larutan Utama: Masukkan 10 liter air bersih ke dalam jerigen atau ember. Tambahkan 1 liter molase (tetes tebu) ke dalam air dan aduk rata. Molase berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme. Masukkan bekatul atau dedak, aduk hingga tercampur rata. Tambahkan air perasan jeruk nipis atau lemon untuk menstabilkan pH. Masukkan larutan starter yang sudah disiapkan (baik dari EM4 yang sudah jadi atau air rendaman buah/sayuran busuk).
Proses Fermentasi: Tutup ember atau jerigen dengan kain kasa atau penutup yang memungkinkan sirkulasi udara, tapi tidak membiarkan debu atau kotoran masuk. Letakkan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Biarkan fermentasi berlangsung selama 7–14 hari. Selama proses ini, mikroorganisme akan berkembang biak dan menciptakan larutan yang kaya dengan mikroorganisme bermanfaat. Setiap 1–2 hari, buka tutup untuk mengaduk campuran agar fermentasi berjalan merata dan udara segar masuk.
Penyelesaian: Setelah 7–14 hari, larutan EM4 siap digunakan. Larutan ini akan berbau asam manis, mirip dengan tape. Saring larutan untuk memisahkan padatan (seperti sisa buah/sayuran) dari cairan.
Penggunaan Larutan EM4
Setelah mengetahui cara membuat larutan EM4, ketahui kegunaan larutan tersebut. Larutan yang dihasilkan bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
1. Keperluan Pertanian
Dapat dicampurkan ke dalam air untuk menyiram tanaman.
2. Peternakan
Bisa dicampur dengan air minum hewan atau digunakan untuk fermentasi pakan.
3. Pengelolaan Limbah
Bisa digunakan untuk mengurangi bau pada limbah organik atau sebagai bahan kompos.
Meskipun EM4 bisa dibeli di pasaran, siapapun bisa membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Selain itu, menguasai teknik cara membuat larutan EM4 bisa menjadi modal yang berguna dalam berbagai proyek lingkungan atau pertanian.
Baca juga: EM4 Tahan Berapa Lama? Ini Durasi dan Cara Penyimpanannya untuk Pembuatan Pupuk
