Konten dari Pengguna

Cara Membuat Mulsa dari Jerami untuk Meningkatkan Kesuburan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Mulsa dari Jerami, Foto: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Mulsa dari Jerami, Foto: Pexels/Pixabay

Cara membuat mulsa dari jerami untuk meningkatkan kesuburan perlu diketahui oleh petani. Teknik menanam dengan mulsa adalah salah satu teknik yang sedang berkembang saat ini.

Dikutip dari Efektivitas Penggunaan Beberapa Jenis Mulsa dan Pupuk Unsur Nitrogen (N) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kacang Panjang, oleh Kholilur, et al, (2018), dalam situs repository.unmuhjember.ac.id, mulsa adalah material penutup.

Material penutup ini digunakan untuk menutup tanah pada tanaman budidaya guna menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan OPT sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Cara Membuat Mulsa dari Jerami untuk Meningkatkan Kesuburan Tanaman

Ilustrasi Cara Membuat Mulsa dari Jerami, Foto: Pexels/Pixabay

Jerami padi bisa dimanfaatkan sebagai pengganti mulsa plastik. Langkah pertama dalam cara membuat mulsa dari jerami untuk meningkatkan kesuburan ini yaitu menyebar jerami tersebut secara langsung atau bisa juga dikomposkan terlebih dahulu.

Disarankan untuk mengomposkan jerami terlebih dahulu agar tanaman terhindar dari serangan jamur patogen yang dapat membawa penyakit pada tanaman.

Saat ditebar di lahan, siram jerami menggunakan agen hayati trichoderma yang telah dicairkan.

Langkah-langkah mengaplikasikan trichoderma adalah sebagai berikut:

  1. Langkah pertama yaitu letakkan jerami secara merata pada permukaan bedengan. Sebaiknya gunakan jerami yang masih baru agar tahan lebih lama.

  2. Selanjutnya, saat menjelang penanaman, semprotkan trichoderma secara merata pada jerami tersebut.

  3. Agar lebih aman dari cendawan patogen, semprotkan trichoderma seminggu sekali.

  4. Perlu diperhatikan juga, pemberian jerami ini jangan terlalu dekat dengan batang tanaman, yaitu sekitar 10 cm.

Penggunaan jerami sebagai mulsa memberikan banyak kelebihan. Di antaranya yaitu menekan biaya pembelian plastik mulsa, pengurangan penggunaan pupuk kalium, dan tanaman menjadi lebih subur.

Dengan menggunakan jerami, unsur hara akan meningkat sehingga dapat meningkatkan kesuburan. Selain kelebihan tersebut, menggunakan jerami sebagai mulsa ini juga ramah lingkungan.

Jerami lama-kelamaan akan lapuk dan terurai menjadi pupuk organik. Itulah mengapa jerami memiliki kandungan hara yang sangat baik bagi tanaman.

Pelapukan ini berlangsung secara perlahan dan akan diserap sedikit demi sedikit oleh tanaman.

Itulah cara membuat mulsa dari jerami untuk meningkatkan kesuburan. Menggunakan mulsa pada tanaman memiliki banyak manfaat di antaranya adalah meringankan pekerjaan petani dalam membersihkan gulma. (IF)

Baca juga: 5 Manfaat Mulsa bagi Konservasi Tanah