Cara Membuat Pupuk Kompos tanpa EM4: Bahan dan Langkah-langkahnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pupuk kompos adalah jenis pupuk organik yang dibuat dari dekomposisi bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa tanaman, daun, sampah dapur, hingga kotoran hewan. Cara membuat pupuk kompos tanpa EM4 juga diterapkan agar menambah kesuburan tanaman.
Selain membantu meningkatkan kesuburan tanah, pupuk kompos juga memperbaiki struktur tanah, dan mendukung pertumbuhan tanaman secara alami tanpa menimbulkan dampak negatif pada lingkungan.
Cara Membuat Pupuk Kompos Tanpa EM4
Cara membuat pupuk kompos tanpa EM4 bisa dilakukan dengan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar rumah.
Mengutip jurnal.umj.ac.id, Cara Pembuatan Pupuk Kompos Pada Masa Pandemi, Reza Fahlevi dkk, 2021, 259, proses pembuatannya melibatkan penguraian bahan organik oleh mikroorganisme seperti bakteri dan fungi dalam kondisi yang terkontrol, menghasilkan humus yang kaya akan nutrisi.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat pupuk kompos tanpa EM4.
1. Bahan-Bahan
Ada beberapa bahan yang perlu disiapkan yaitu:
Sisa sayuran dan buah-buahan (potongan kecil).
Sisa daun, rumput, atau ranting kecil
Limbah dapur seperti kulit telur, ampas kopi, atau teh.
Tanah atau kompos lama untuk starter bakteri.
Air secukupnya (untuk menjaga kelembapan).
Jerami atau serbuk gergaji (opsional, sebagai penyeimbang karbon).
2. Langkah-Langkah
Setelah bahan-bahan di atas lengkap, di bawah ini langkah-langkah yang harus diikuti.
Siapkan tempat kompos: Gunakan wadah, bak, atau lubang di tanah sebagai tempat membuat kompos.
Mulai lapisan pertama: Letakkan lapisan material kering seperti daun atau ranting di dasar tempat kompos untuk sirkulasi udara yang baik.
Tambahkan sisa organik: Tambahkan sisa sayuran, buah-buahan, dan limbah dapur lainnya dalam lapisan yang tipis.
Tambahkan tanah atau kompos lama: Ini akan membantu memperkenalkan mikroorganisme alami yang akan mempercepat proses pengomposan.
Basahi dengan air: Semprotkan air secukupnya untuk menjaga kelembapan. Jangan terlalu basah, karena kompos harus tetap lembab, bukan becek.
Ulangi proses: Ulangi langkah 2-5 hingga tempat kompos penuh atau hingga mencapai tinggi yang diinginkan.
Aduk kompos: Setiap 1-2 minggu, aduk kompos untuk mempercepat proses dekomposisi dan memastikan semua bahan terurai dengan baik.
Tunggu hingga matang: Proses pengomposan biasanya memakan waktu 2-3 bulan, tergantung pada kondisi bahan dan cuaca. Kompos matang ditandai dengan warna coklat tua, berbau tanah, dan teksturnya rapuh.
3. Tips dalam Pembuatan
Saat melakukan proses pembuatan kompos, hindari memasukkan daging, tulang, minyak, atau produk susu karena bisa menimbulkan bau dan mengundang hama.
Jika kompos terlalu kering, tambahkan air atau bahan hijau (seperti sisa sayuran). Jika terlalu basah, tambahkan bahan kering seperti daun atau jerami.
Pupuk kompos dan manfaatnya untuk tanaman dipilih karena kemudahan pembuatannya. Dengan menerapkan cara membuat pupuk kompos tanpa EM4, para petani bisa membuat pupuk kompos yang efektif dan ramah lingkungan di rumah.
Baca juga: Cara Membuat Kandang Gecko dari Kayu, Mudah Diterapkan
