Konten dari Pengguna

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Perangsang Bunga dan Buah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah. Foto: Pixabay

Cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah ternyata cukup mudah dilakukan. Pasalnya, bahan dan alat yang diperlukan bisa ditemukan di sekitar.

Pupuk organik cair berperan penting dalam merangsang pertumbuhan bunga dan buah dengan cara menyiramkan ke tanaman atau bisa juga disemprotkan pada bagian daun atau batang tanaman.

Lalu apa saja bahan yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuatnya? Simak selengkapnya dalam artikel di bawah ini.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Ilustrasi cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah. Foto: Pixabay

Menurut buku Pupuk dan Pemupukan milik Nur Indah Mansyur, dkk, pupuk organik cair (POC) adalah pupuk berbentuk cairan yang di dalamnya terdapat unsur hara berbentuk larutan sehingga sangat mudah diserap oleh tanaman.

Berikut adalah dua cara membuat pupuk organik cair yang bisa diterapkan untuk merangsang pertumbuhan buah dan bunga.

1. POC dari Krokot dan Sabut Kelapa

Sabut kelapa memiliki unsur kalium sebesar 10,25%, sehingga bisa dijadikan alternatif sumber kalium organik untuk mengganti KCI. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu:

  • Pisahkan sabut kelapa dari buahnya, uraikan dan masukkan ke wadah botol mineral ukuran 1,5 liter. Kemudian, haluskan segenggam krokot dan campur dengan sabut kelapa.

  • Larutkan gula merah atau 1 tutup botol tetes tebu dengan 1 liter air di wadah berbeda.

  • Campurkan 1 tutup botol EM4, tuangkan campuran tersebut ke wadah sabut kelapa, tutup rapat.

  • Buka tutup botol setiap pagi selama beberapa detik untuk membuang gas, jauhkan dan simpan di tempat sejuk yang tidak terpapar sinar matahari. Biarkan selama 2 minggu.

Pupuk ini bisa diaplikasikan pada akar dan daun tanaman dengan mencampurkan 1 POC dengan 3 bagian air. Siramkan pada tanaman dengan dosis 250 ml per tanaman.

Sedangkan untuk daun, campurkan 1 POC dengan 5 bagian air, kemudian semprotkan pada daun dan batang tanaman seminggu sekali.

2. POC dari Air Cucian Beras

Pupuk ini mengandung unsur hara yang dominan P&K yang cocok untuk tanaman hias dan tanaman buah/umbi yang sudah memasuki fase berbunga dan berbuah. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu:

  • Campurkan 1 liter air cucian beras dengan EM4.

  • Tetes tebu sebanyak tutup botol.

  • Fermentasi selama 1-2 minggu.

Cara menggunakannya adalah mencampurkan satu liter POC dengan 5-10 liter air. Kemudian siramkan campuran tersebut pada tanaman. Tambahkan air lagi jika campurannya masih terlihat pekat.

Simpan di tempat yang tidak terpapar sinar matahari. Letakkan pada suhu ruang agar POC bisa bertahan selama 6 bulan.

Demikianlah pembahasan mengenai cara membuat pupuk organik cair perangsang bunga dan buah. (SP)