Konten dari Pengguna

Cara Memegang Bet dalam Tenis Meja agar Performa Maksimal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bet Tenis Meja. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bet Tenis Meja. Foto: Pexels

Tenis meja atau pingpong, adalah olahraga yang membutuhkan teknik dasar yang tepat agar pemain bisa tampil maksimal. Salah satu teknik penting dalam olahraga ini adalah cara memegang bet.

Pegangan yang benar tidak hanya memengaruhi kontrol bola tetapi juga menentukan akurasi serta kekuatan setiap pukulan. Meskipun terkesan sederhana, memegang bet dengan tepat membutuhkan pengetahuan dan latihan yang konsisten.

Menurut laman Killerspin, pegangan bet adalah fondasi dari gaya bermain. Memilih pegangan yang tepat harus disesuaikan dengan gaya permainan pemain, karena berpengaruh langsung pada serangan maupun pertahanan di lapangan.

Pegangan yang buruk dapat menyebabkan pemain cepat lelah dan kehilangan kontrol atas bet, sehingga menghasilkan pukulan yang tidak akurat. Oleh karena itu, simak cara memegang bet dalam tenis meja yang tepat di bawah ini.

Jenis Pegangan Bet dalam Tenis Meja

Ilustrasi Bet Tenis Meja. Foto: Pexels

Ada dua jenis pegangan paling umum yang digunakan oleh pemain tenis meja di seluruh dunia. Apa saja?

1. Pegangan Shakehand

Pegangan shakehand merupakan teknik yang paling umum digunakan, terutama di Eropa dan Amerika. Teknik ini dinamakan demikian karena pemain memegang bet seperti sedang berjabat tangan.

Menurut laman Custom Table Tennis, gaya shakehand memberikan kontrol yang baik pada serangan dan pertahanan, sehingga cocok untuk pemain dengan gaya permainan all-round atau yang suka menyerang dan bertahan secara bergantian.

Cara memegang:

  1. Letakkan ibu jari di sisi permukaan bet.

  2. Jari telunjuk ditempatkan di sisi sebaliknya untuk memberikan kestabilan.

  3. Tiga jari lainnya melingkar di gagang bet dengan nyaman.

Keunggulan utama dari pegangan ini adalah kemampuannya untuk dengan mudah berganti antara pukulan forehand dan backhand. Selain itu, shakehand memungkinkan pemain memaksimalkan rotasi bola, sebuah teknik yang sangat penting dalam strategi serangan modern.

2. Pegangan Penhold

Teknik penhold populer di kalangan pemain Asia dan memerlukan keterampilan khusus. Pegangan ini mirip dengan cara memegang pena, di mana jari-jari melingkari gagang bet secara vertikal.

Dalam laman Playo dijelaskan bahwa gaya ini memberikan fleksibilitas lebih baik untuk serangan forehand. Namun, dibutuhkan latihan lebih intensif untuk menguasai pukulan backhand.

Cara memegang:

  1. Letakkan ibu jari dan telunjuk melingkari gagang bet seperti memegang pena.

  2. Sisa jari dapat diluruskan atau sedikit ditekuk di bagian belakang bet.

Keunggulan utama penhold adalah kemampuan untuk menghasilkan pukulan topspin dengan sudut yang tajam dan mendalam. Namun, teknik ini bisa menghambat pemain dalam menghadapi serangan backhand, terutama jika tidak terbiasa dengan pergantian cepat antara pukulan.

Tips Memilih Pegangan yang Tepat

Cara Memegang Bet dalam Tenis Meja. Foto: Pexels

Setiap pemain memiliki preferensi dan kebutuhan berbeda dalam memilih teknik pegangan. Oleh karena itu, menemukan pegangan yang tepat harus disesuaikan dengan gaya bermain, kenyamanan, dan tujuan latihan pemain. Berikut ini sejumlah tips memilih pegangan yang tepat.

1. Sesuaikan dengan Gaya Bermain

Setiap pemain memiliki gaya bermain yang berbeda, sehingga penting untuk memilih pegangan bet yang sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda lebih suka permainan menyerang, shakehand mungkin menjadi pilihan yang tepat. Di sisi lain, jika Anda ingin lebih fleksibel dengan pukulan forehand, penhold bisa lebih cocok.

2. Latihan Rutin untuk Meningkatkan Keterampilan

Latihan yang konsisten diperlukan agar pegangan bet terasa lebih nyaman. Disarankan untuk selalu mencoba berbagai variasi pukulan dengan pegangan yang dipilih agar terbiasa dalam berbagai situasi pertandingan. Semakin sering berlatih, semakin alami pegangan tersebut terasa, dan Anda akan lebih percaya diri saat bertanding.

3. Konsultasi dengan Pelatih atau Pemain Berpengalaman

Bagi pemain pemula, meminta saran dari pelatih atau pemain berpengalaman bisa sangat membantu. Mereka dapat memberikan masukan tentang teknik mana yang lebih cocok berdasarkan kemampuan dan gaya permainan Anda.

4. Menghindari Pegangan yang Terlalu Kaku

Saat memegang bet, penting untuk memastikan bahwa tangan tidak terlalu kaku. Pegangan yang terlalu erat dapat membuat otot cepat lelah dan mengurangi fleksibilitas dalam menggerakkan bet.

Disarankan agar pemain memegang bet dengan cukup erat untuk menjaga kontrol, namun tetap rileks agar pergelangan tangan dapat bergerak bebas. Ini akan mempermudah Anda saat menghadapi rally panjang dan mengurangi risiko cedera tangan.

5. Uji Berbagai Pegangan untuk Menemukan yang Paling Nyaman

Tidak semua pegangan cocok untuk setiap pemain. Karena itu, cobalah berbagai teknik pegangan saat latihan dan melihat mana yang terasa paling nyaman. Eksperimen ini akan membantu Anda memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing teknik dan akhirnya menemukan yang paling pas dengan gaya permainan Anda.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Karet Bet Tenis Meja yang Tepat untuk Meningkatkan Permainan

(DEL)