Cara Memilih Anis Kembang Trotolan yang Bagus

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang berminat memelihara anis kembang karena kicau yang merdu. Oleh karena itu, pemilik perlu tahu cara memilih anis kembang trotolan yang bagus untuk dipelihara.
Artikel berikut akan menjabarkan cara memilih anis kembang trotolan yang bagus berdasarkan buku Farm Big Book- 26 Burung Kicau Unggulan oleh Bambang Prasetio.
Bagaimana Cara Memilih Anis Kembang Trotolan yang Bagus?
Anis kembang biasa disebut anis cacing. Kepopulerannya hampir sama dengan anis merah. Kicauannya yang merdu dan nyaring menjadikan anis kembang digemari berbagai kalangan.
Anis kembang termasuk dalam keluarga Turdidae. Anis kembang tersebar di Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, Philipina, Laos, dan Indonesia.
Habitat anis kembang adalah di hutan. Populasi anis kembang makin hari makin menyusut karena perburuan. Harga anis kembang sekitar Rp450.000 - Rp3.500.000 per ekor.
Memilih anis kembang trotolan atau burung muda belum dewasa yang bagus adalah langkah penting bagi penggemar burung kicau. Berikut beberapa tips memilih anis kembang trotolan yang berkualitas.
Pilih burung yang memiliki bulu bersih, rapi, dan mengkilap. Hindari burung dengan bulu yang kusam, rontok, atau tidak rata.
Pastikan matanya cerah, bersih, dan tidak berair. Mata yang tajam menandakan burung sehat dan lincah.
Kaki harus kuat, bersih, dan tidak ada luka atau pembengkakan. Kuku yang sehat juga menjadi indikator kesehatan.
Paruh harus simetris, bersih, dan tidak cacat. Perhatikan apakah paruhnya lurus dan tidak bengkok.
Pilih burung yang memiliki postur tubuh proporsional, tegak, dan tidak bungkuk. Tubuh yang panjang dan dada yang bidangnya adalah tanda yang baik.
Biasanya anis kembang dengan tubuh yang agak besar cenderung memiliki suara yang lebih kuat. Namun, perhatikan juga proporsi tubuh secara keseluruhan.
Trotolan yang lincah dan aktif menunjukkan kondisi yang sehat dan internal yang baik. Burung yang terlalu pasif atau diam saja mungkin sedang sakit atau stres.
Burung yang responsif terhadap lingkungan sekitar, seperti ketika mendengar suara atau melihat gerakan, biasanya memiliki potensi internal yang kuat.
Meskipun masih trotolan, beberapa burung sudah mulai belajar berkicau. Pilih burung yang menunjukkan vokal atau suara yang mulai bervariasi.
Perhatikan trotolan yang memiliki suara cukup keras untuk ukurannya. Volume suara yang kuat seringkali menandakan kualitas suara yang baik saat dewasa nanti.
Jika memungkinkan, cari tahu tentang indukan dari trotolan tersebut. Anis kembang yang berasal dari indukan berkualitas tinggi biasanya mewarisi kemampuan vokal yang bagus.
Beli dari peternak atau penjual yang terpercaya, yang dikenal memiliki reputasi baik dalam merawat dan menjual burung.
Usia yang ideal untuk memilih trotolan anis kembang adalah sekitar 2- 3 bulan, di mana burung sudah mulai menunjukkan ciri- ciri fisik dan vokal yang baik.
Pastikan bulu trotolnya masih utuh dan belum banyak yang lepas, yang menandakan usia yang tepat dan belum terlalu tua untuk dibor.
Biasanya anis kembang jantan lebih dicari karena memiliki suara kicauan yang lebih bervariasi dan lantang. Membedakan kelamin trotolan memang sulit, tetapi jantan biasanya memiliki postur tubuh yang lebih tegak dan paruh yang sedikit lebih panjang.
Pastikan trotolan memiliki nafsu makan yang baik. Burung yang makan aktif biasanya memiliki kondisi tubuh yang baik.
Perhatikan kotorannya. Burung yang sehat biasanya memiliki kotoran yang tidak berair dan berwarna normal.
Dengan memperhatikan cara memilih anis kembang trotolan yang bagus di atas, bisa memilih burung yang berpotensi menjadi burung kicau berkualitas tinggi di masa depan.( SP)
