Cara Memilih Umpan Memancing dan Jenis Umpan yang Cocok

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memancing ikan dengan umpan yang tepat akan menghasilkan ikan yang banyak. Namun, pemancing kadang tidak mengetahui jenis umpan memancing yang tepat. Untuk itu, ketahui cara memilih umpan memancing dan jenis umpan yang cocok.
Untuk info selengkapnya, simak penjelasan berikut!
Cara Memilih Umpan Memancing yang Tepat
Inilah beberapa cara memilih umpan memancing yang tepat agar hasil pancingan melimpah, yaitu:
1. Memperhatikan Jenis Ikan yang Dipancing
Kenali jenis ikan yang akan dipancing, termasuk ikan asin atau air tawar. Umpan air tawar gunakan jangkrik, cacing, dan minnow. Sedangkan, untuk umpan air asin, gunakan gurita dan cumi-cumi.
2. Mengenali Perilaku Ikan
Ikan dengan sifat teritorial reaksinya cenderung agresif dan cukup sulit menyambar umpan yang diberikan, sementara ikan non-teritorial dapat menyambar umpan dengan cepat.
3. Mempertimbangkan Bentuk Umpan
Umpan besar untuk ikan yang besar, sementara umpan yang kecil untuk ikan yang ukurannya kecil. Ukuran umpan yang besar cocok untuk perairan keruh dan umpan kecil cocok untuk perairan jernih.
4. Tentukan Jenis Umpan Terbaik
Umpan terbaik bagi ikan sangat beragam. Pemancing harus mengetahui beberapa jenis umpan terbaik dan kegunaanya.
Jenis Umpan Ikan
Khairuman, AMd. dan Khairul Amri, MSi. dalam buku berjudul Petunjuk Praktis Memancing Ikan Air Tawar menjelaskan bahwa ada beberapa jenis umpan untuk memancing ikan, yaitu:
1. Umpan Alami
Umpan alami adalah umpan yang ada di alam, yakni ulat, cacing tanah, jangkrik, gangsir, kroto, cacing merah, belalang, hingga berudu. Umpan mancing alami dapat digunakan untuk jenis ikan karnivora.
2. Umpan Tabur
Umpan tabur tidak diletakkan di mata pancing. Umpan tabur yang dapat digunakan adalah sisa nasi, dedak halus, hingga roti tawar.
Umpan tabur dapat ditaburkan langsung ke tempat pemancingan atau memakai alat bantu berupa kaleng bekas yang diturunkan perlahan sampai ke dasar perairan.
3. Umpan Buatan
Umpan buatan lebih awet dan praktis. Contoh umpan buatan adalah ketela, jagung, cacing tanah, ubi, dan sarden kaleng.
Pemilik sebaiknya memilih bentuk, ukuran, jenis umpan, serta komposisi bahan lainnya. Pilihan umpan menyesuaikan dengan jenis ikan dan ukuran ikan.
4. Umpan Palsu
Umpan palsu merupakan jenis umpan yang dibentuk mirip umpan aslinya. Warna dan aroma umpan palsu juga dibuat sama dengan umpan asli.
Umpan palsu dibuat dari bahan plastik. Umpan palsu banyak digunakan untuk mancing di laut atau jarang digunakan untuk mancing di air tawar.
Demikianlah penjelasan tentang cara memilih umpan memancing yang tepat dan jenis-jenis umpan yang cocok. (eK)
