Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Cara Menambal Gerabah yang Retak dengan Benar
15 Februari 2025 21:02 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Seiring berjalannya waktu, gerabah bisa mengalami keretakan akibat penggunaan atau kecelakaan. Bagaimana tips cara menambal gerabah yang retak dengan benar?
ADVERTISEMENT
Gerabah adalah salah satu bentuk kerajinan tangan yang sangat dihargai, baik dari segi estetika maupun fungsionalitas.
Menambal gerabah yang retak bukan hanya penting untuk menjaga keindahan, tetapi juga untuk memperpanjang umur barang tersebut.
Cara Menambal Gerabah yang Retak
Menambal gerabah yang retak membutuhkan beberapa bahan dan langkah khusus. Mengutip thepotterywheel.com, berikut cara menambal gerabah yang retak dengan benar.
1. Persiapan Alat dan Bahan
Sebelum mulai menambal, pastikan memiliki semua alat dan bahan yang diperlukan. Berikut adalah daftar yang perlu disiapkan:
ADVERTISEMENT
2. Bersihkan Area Retak
Sebelum menambal, penting untuk membersihkan area yang retak. Gunakan kain bersih yang dibasahi air untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel. Pastikan area tersebut kering sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
3. Aplikasikan Perekat
Setelah area retak bersih dan kering, ambil perekat khusus gerabah. Gunakan kuas atau spatula untuk mengaplikasikan perekat secara merata pada sisi-sisi yang retak. Pastikan untuk mengisi semua celah agar sambungan menjadi kuat.
4. Menyusun Kembali
Satukan bagian gerabah yang retak dengan hati-hati. Pastikan posisi bagian-bagian tersebut sejajar dan tidak ada yang terlewat. Tekan perlahan untuk memastikan perekat menempel dengan baik.
Jika perlu, gunakan tali atau klip untuk menjaga agar bagian-bagian tersebut tetap bersatu selama proses pengeringan.
5. Menunggu hingga Kering
Setelah menyusun kembali, biarkan gerabah dalam posisi aman tanpa gangguan. Waktu pengeringan dapat bervariasi tergantung pada jenis perekat yang digunakan, tetapi umumnya memerlukan waktu antara 24 hingga 48 jam.
ADVERTISEMENT
6. Amplas Sisinya
Jika retakan telah diperbaiki, ampelas bagian yang mengering dengan hati-hati. Tanah liat yang kering sangat lunak. Oleh karena itu, jika terlalu keras maka akan merusak bentuk gerabah.
Itulah cara menambal gerabah yang retak dengan benar. Setelah gerabah berhasil ditambal, rawat dengan baik agar tidak mudah retak kembali. Hindari benturan keras dan perubahan suhu yang ekstrem. (Suci)