Cara Menanam Alpukat dari Biji agar Cepat Berbuah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam alpukat dari biji agar cepat berbuah merupakan topik yang menarik untuk diulik. Terutama, bagi para petani dan pencinta tanaman.
Pada zaman yang modern seperti ini, budi daya tanaman dari biji sudah mulai ditinggalkan. Para pencinta tanaman lebih senang menanam dengan metode mencangkok, stek, dan sebagainya karena dianggap lebih cepat berbuah.
Cara Menanam Alpukat dari Biji
Dikutip dari buku Bedah Detail Prospek Pemasaran Alpukat Bang Bang karya Ajrhee W dan Chio Abo Abo halaman 13, alpukat adalah buah yang berasal dari tanaman Persea americana. Ia juga termasuk dalam kelompok famili Lauraceae atau tumbuhan berbunga.
Supaya menanam alpukat dari biji dapat cepat berbuah, berikut langkah-langkah yang perlu diterapkan.
1. Memilih Biji yang Berkualitas
Langkah pertama dalam menanam alpukat adalah mempersiapkan biji yang sehat. Pilih alpukat matang yang sehat. Bersihkan bijinya dari sisa-sisa daging buah dengan hati-hati, tanpa merusak lapisan cokelat di luar biji.
Biji alpukat terdiri dari bagian bawah yang lebih lebar dan bagian atas yang lebih lancip. Pastikan mengidentifikasi dengan benar bagian mana yang akan ditanam.
2. Menanam Biji
Untuk menanam biji alpukat, dapat menggunakan tusuk gigi atau lidi untuk menancapkan biji agar sejajar dengan permukaan air.
Caranya, tancapkan tiga atau empat tusuk gigi di sisi lebar biji untuk menjaga biji tetap terapung di atas air. Kemudian, tempatkan biji di atas gelas atau mangkuk yang berisi air hangat, dengan bagian bawah biji terendam setengahnya dalam air.
Pastikan biji diletakkan di tempat yang hangat dan terkena sinar matahari yang cukup.
3. Perawatan Bibit
Pada tahap ini, perawatan yang baik sangat penting untuk memastikan biji berkecambah dengan baik. Pastikan untuk mengganti air dalam gelas atau mangkuk secara teratur. Setidaknya, seminggu sekali agar tetap segar dan bersih.
Jaga agar biji tetap terkena sinar matahari yang cukup dan dalam suhu yang sesuai. Dalam beberapa minggu, pertumbuhan bibit sudah dapat diketahui.
4. Penanaman dalam Pot
Setelah tunas mencapai sekitar 15 cm dan akar tumbuh cukup besar, biji alpukat siap untuk ditanam dalam pot. Pilih pot yang cukup besar dengan lubang drainase di bagian bawah untuk memastikan drainase yang baik.
Isi pot dengan campuran tanah yang subur dan berdrainase baik. Tanam biji alpukat dengan hati-hati, pastikan bagian atas biji tetap terlihat di atas permukaan tanah.
5. Perawatan Pohon Alpukat
Pada tahap ini, penting untuk memberikan perawatan yang tepat agar pohon alpukat tumbuh dengan baik dan cepat berbuah. Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung, minimal 6-8 jam sehari.
Pastikan juga untuk menyiram tanaman secara teratur agar tanah tetap lembap, tetapi tidak sampai tergenang air. Selain itu, perlu diberikan pupuk organik secara berkala untuk memperkaya nutrisi tanah.
6. Pemindahan ke Tanah Terbuka
Ketika pohon alpukat mencapai ketinggian sekitar satu meter, pohon alpukat dapat dipindahkan ke tanah terbuka jika memungkinkan.
Pilih lokasi yang terkena sinar matahari penuh dan memiliki tanah yang subur serta berdrainase baik. Lakukan pemindahan dengan hati-hati serta pastikan juga akar tidak terluka atau terganggu.
Itulah cara menanam alpukat dari biji agar cepat berbuah. (dai)
