Konten dari Pengguna

Cara Menanam Bengkuang di Polybag dengan Langkah Mudah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Bengkuang di Polybag. Foto: dok. Unsplash/Sandie Clarke
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Bengkuang di Polybag. Foto: dok. Unsplash/Sandie Clarke

Cara menanam bengkuang di polybag dengan langkah mudah menjadi salah satu panduan yang banyak digunakan untuk membudidayakan bengkuang di pekarangan rumah. Untuk menanam bengkuang di polybag, maka perlu mempersiapkan media tanam terlebih dahulu.

Selain mempersiapkan media tanam yang ideal untuk tanaman bengkuang, terdapat hal lainnya yang perlu dilakukan agar menghasilkan panen yang melimpah.

Cara Menanam Bengkuang di Polybag agar Panen Melimpah

Ilustrasi Cara Menanam Bengkuang di Polybag. Foto: dok. Unsplash/Jonathan Kemper

Mengutip buku berjudul 378 Jus & Ramuan Herbal: Tumpas Penyakit Ringan sampai Berat, yang disusun oleh Budi Sutomo, dr. Dian Kurnia (2016: 50), bengkuang adalah umbi dari tanaman menjalar.

Umbi bengkuang berwarna putih dengan citarasa manis menyegarkan karena memiliki kandungan air yang cukup banyak. Umbi bengkuang banyak mengandung serat, vitamin C, dan mineral seperti kalsium, potassium, dan fosfor.

Bengkuang juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi sehingga dapat melancarkan pencernaan. Tak hanya itu, bengkuang juga dapat menjaga kesehatan kulit dan juga membantu menurunkan kolesterol dalam tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat dari bengkuang, maka dapat ditanam sendiri di lahan yang dimiliki. Berikut ini cara menanam bengkuang di polybag dengan langkah mudah:

  1. Sediakan wadah untuk menyemai biji bengkuang yang sudah diisi media tanam berupa campuran tanah, pasir atau sekam dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

  2. Buat lubang semai dengan kedalaman 0,8 sampai 1,2 cm.

  3. Persiapkan biji bengkuang yang sudah direndam air bersuhu ruang selama kurang lebih 9 jam

  4. Selanjutnya semai biji bengkuang di wadah khusus yang sudah disiapkan sebelumnya.

  5. Sirami benih dengan cara menyemprotkan air menggunakan semprotan halus

  6. Kemudian tutup wadah semai dengan plastik bening yang sudah dilubangi untuk sirkulasi udara yang cukup dan letakkan persemaian di tempat teduh.

  7. Setelah benih mulai berkecambah, buka plastik penutup lalu pindahkan ke tempat yang lebih terang

  8. Saat benih berusia 7 sampai 14 hari dan tunas mulai tumbuh, pindahkan benih ke wadah yang sudah diisi media tanam berupa campuran tanah, pasir atau sekam, dan kompos dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

  9. Pastikan wadah memiliki lubang pada bagian bawahnya untuk menghindari genangan air yang membuat tanaman busuk.

  10. Setelah benih dipindahkan letakkan tanaman di tempat yang teduh

  11. Jika mulai terlihat daun baru yang tumbuh, pindahkan wadah ke tempat yang lebih terang.

Agar bengkuang terawat dengan baik, lakukan penyiraman secara rutin sesuai dengan kebutuhan. Jika media tanam dalam kondisi kering penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari sedangkan saat kondisi lembap, penyiraman dapat dilakukan sekali sehari.

Jangan lupa lakukan penyiangan gulma dan penyulaman ketika bibit tampak tumbuh tidak sempurna atau mengalami kerusakan atau kematian. Panen bengkuang dapat dilakukan ketika tanaman sudah berusia 120 hingga 180 hari setelah masa tanam.

(DAP)