Cara Menanam Buah Nanas yang Baik dan Efektif untuk Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nanas menjadi salah satu buah tropis yang disukai karena dagingnya yang besar dipadu dengan rasa lezat dan menyegarkan. Maka tak heran jika masyarakat Indonesia sangat menyukai buah satu ini.
Bagi pemula yang ingin menanam buah nanas, simak artikel ini untuk mengetahui penjelasan lebih lengkapnya.
Cara Menanam Buah Nanas yang Benar untuk Pemula
Selain memiliki rasa yang lezat dan menyegarkan, buah tropis satu ini juga memiliki segudang manfaat serta kandungan nutrisi yang menyehatkan tubuh.
R. Toto Sugiarto dalam bukunya yang berjudul Ensiklopedi Makanan dan Gizi: Buah-Buahan dan Susu, buah nanas dapat meningkatkan imunitas, mencegah kanker, hingga mengobati batuk pilek.
Selain itu, buah ini cocok dinikmati di wilayah bercuaca panas, seperti Indonesia, karena nanas bersifat menyegarkan tenggorokan.
Karena permintaannya yang tinggi di pasaran, budi daya nanas akan sangat menguntungkan. Bagi seorang pemula yang ingin berbisnis nanas, berikut ini cara menanam buah nanas yang benar.
1. Lokasi Penanaman
Budi daya nanas tidak membutuhkan cuaca yang spesifik. Namun, nanas dapat tumbuh subur pada suhu 23-32°C dan terpapar sinar matahari sebesar 33-71%. Keberhasilan budi daya nanas juga ditentukan dari sistem drainasenya.
Selain itu, lahan yang digunakan harus memiliki pH antara 4,5 sampai 5,5, tidak boleh kurang atau lebih. Lahan yang digunakan juga harus memiliki tanah gembur, lempung berpasir, dan mengandung banyak unsur hara.
Selain itu, menyiapkan lahan bisa dilakukan bersamaan dengan proses penyemaian agar dapat selesai bersamaan. Penyiapan lahan dapat dilakukan dengan menggemburkan, membalikkan posisi tanah, sampai membuat sirkulasi udara di tanah dengan cara dibajak atau dicangkul.
2. Pemilihan Bibit
Bibit memegang peran penting atas keberhasilan budi daya nanas. Bibit yang diambil harus dari tanaman sehat dan terbebas dari hama atau penyakit. Ciri-ciri bibit yang bagus adalah memiliki daun yang tebal serta warnanya terlihat segar.
Proses pembibitan dapat dilakukan dengan dua cara, yakni generatif dan vegetatif. Adapun pembibitan secara vegetatif memiliki kelebihan, yaitu lebih cepat dan menguntungkan.
3. Penanaman
Setelah lahan dan bibit siap, tahap penanaman bisa dilakukan. Lebih baik melakukan penanaman saat awal musim hujan, berikut langkahnya:
Membuat lubang tanam ukuran 30 x 30 x 30 cm dan jarak tanam 40 x 60 cm atau 60 x 80 cm.
Pastikan 3-5 cm bagian pangkal batang tertimbun tanah.
Pindahkan dan tanam bibit nanas pada setiap lubang tanam, masing-masing satu bibit.
Padatkan tanah di sekitar pangkal bibit.
Siram hingga tanah lembap dan basah.
4. Perawatan
Merawat tanaman nanas harus meliputi beberapa hal, di antaranya:
Menyiram tanaman dua kali sehari.
Penyulaman atau mengganti tanaman mati dengan tanaman baru.
Penyiangan untuk mengantisipasi gulma.
Penggemburan untuk memperbaiki dan menjaga struktur tanah.
Pemupukan pada usia 2-3 bulan.
Pengendalian hama dan penyakit.
Demikian penjelasan cara menanam nanas dengan benar untuk pemula. Semoga membantu!
