Cara Menanam Bunga Pagoda yang Kaya Manfaat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam bunga pagoda yang kaya akan manfaat perlu diperhatikan dengan baik. Salah satu langkah yang tepat adalah memilih media tanam yang baik.
Tidak hanya itu saja, masih ada sejumlah cara lainnya yang dapat diikuti oleh pemula. Dengan mengikuti setiap langkah dengan benar, bunga pagoda dapat tumbuh sehat dan indah.
Cara Menanam Bunga Pagoda
Bunga pagoda merupakan tumbuhan meranggas yang sering dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Selain karena bentuknya yang indah, bunga ini juga memiliki beberapa manfaat.
Manfaat dari bunga pagoda di antaranya, menyembuhkan bengkak, menghancurkan pembekuan darah, mengeluarkan nanah, menghentikan pendarahan, hingga menjadi obat anti radang.
Selain kaya akan manfaat, bunga pagoda juga memiliki bentuk unik yang menjadi daya tarik. Di mana tanaman ini memiliki batang yang tegak, bulat, sedikit bercabang, dan berwarna putih kehitaman.
Karena memiliki sejumlah manfaat dan keunikan tersendiri, bunga ini sering dipelihara oleh orang-orang. Berikut cara menanamnya.
1. Persiapkan Media dan Wadah Tanam
Langkah pertama dalam menanam bunga pagoda adalah mempersiapkan media dan wadah tanam. Media dan wadah yanng dipilih juga harus berkualitas baik agar pagoda dapat tumbuh sehat dan cantik. Media tanam yang dipakai bisa menggunakan pot yang sudah diisi media tanam berupa tanah dan sekam.
2. Perhatikan Syarat Tumbuh
Setelah itu, pemula juga wajib memperhatikan syarat tumbuh bunga pagoda. Umumnya, bunga ini dapat ditanam di pekarangan rumah, dengan ketinggian 1.300 mdpl.
Selain itu, bunga ini juga dapat tumbuh di semua daerah, seperti tropis, hutan hujan tropis, semak belukar, hingga dekat sumber air tertentu.
3. Penanaman
Jika wadah, media tanam, serta syarat tumbuh sudah siap, langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Pertama, gali lubang pada media tanam, lalu letakkan batang pagoda di dalamnya. Sisakan jarak antara permukaan tanah dan bibir pot sekitar 2 cm.
Selain itu, pada saat proses menanam, letakkan ijuk pada dasar pot untuk mengikat air dan memberikan rongga udara.
4. Perawatan
Langkah terakhir adalah perawatan. Lakukanlah penyiraman secara rutin, menggunakan semprotan. Tetapi, pastikan bagian daun dan bunga tidak terkena air.
Jangan lupa pula untuk melakukan penjemuran selama 3-4 jam di bawah sinar matahari pagi, agar mereka mendapat asupan cahaya yang cukup. (RN)
