Cara Menanam Eceng Gondok dan Manfaatnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam eceng gondok dapat dilakukan dengan cara menyediakan media tanamnya berupa kolam atau pot yang dapat menampung air dengan baik.
Dengan cara menanam eceng gondok yang disajikan dalam artikel ini, para pencinta tanaman dapat menanam tanaman air satu ini dengan baik sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Mengenal Cara Menanam Eceng Gondok dan Manfaatnya
Dikutip dari dalam buku berjudul Mengenal Ragam Tumbuhan Air, Agus Maryoto (2020: 23), eceng gondok dikenal dengan nama yang berbeda-beda di setiap daerah, misalnya ringgak (Lampung), tumpe (Manado), ilung-ilung (Dayak), dan kelipuk (Palembang).
Eceng gondok juga memiliki akar. Akar tanaman eceng gondok termasuk sebagai salah satu tanaman air berakar serabut. Akar tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai tanah yang ada di bawahnya.
Tanaman eceng gondok memiliki bunga dengan kelopak yang indah. Maka dari itu, eceng gondok umumnya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Untuk dapat menanam tanaman eceng gondok, berikut ini adalah cara menanam eceng gondok yang dapat diikuti dengan mudah:
Langkah pertama, persiapkan media tanam terleboih dahulu seperti kolam atau pot yang dapat menampung air dan tidak memiliki lubang drainase di sekelilingnya.
Setelah media tanam siap, isi media tanam dengan air bersih.
Jika media tanam sudah siap, pastikan bibit eceng gondok yang akan ditanam sudah siap untuk ditanam.
Untuk mempersiapkan bibit tanaman eceng gendok, pangkas tanaman eceng gondok dalam beberapa sentimeter pada bagian akarnya dan potong daun eceng gondok yang menguning atau bahkan tampak mati
Setelah bibit siap ditanam, letakkan bibit di atas permukaan air dalam pot atau wadah yang digunakan sebagai media tanam.
Tunggu hingga beberapa hari sampai tanaman eceng gondok tumbuh dengan baik. Biasanya tanaman eceng gondok dapat tumbuh sekitar 8 sampai 12 hari. Untuk bunganya, biasanya bunga tanaman eceng gondok akan tumbuh ketika musim kemarau tiba.
Agar tanaman eceng gondok tumbuh dengan subur, pastikan lokasi penanaman eceng gondok terpapar sinar matahari langsung. Pantau pertumbuhannya secara berkala untuk mencegah pertumbuhan tanaman yang tak terkendali.
Jika sudah terlalu padat, sebaiknya pangkas tanaman. Pastikan tanaman yang dipotong tidak dibuang sembarangan sebab tanaman ini dapat menjadi gulma yang invasif bagi tanaman yang ada di sekitarnya.
Itu dia cara menanam eceng gondok yang dapat dijadikan sebagai panduan mudah. Semoga bermanfaat. (DAP)
