Cara Menanam Hasil Cangkokan dalam Pot agar Tidak Mati

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mencangkok merupakan salah satu cara memperbanyak tanaman sistem vegetatif buatan. Mencangkok bisa menumbuhkan akar pada batang atau cabang tanaman. Lantas bagaimana cara menanam hasil cangkokan dalam pot agar tidak mati?
Untuk mengetahui penjelasannya, simak di artikel ini!
Cara Menanam Hasil Cangkokan dalam Pot
Redaksi AgroMedia dalam buku berjudul Bertanam Jeruk di Dalam Pot dan Di Kebun menjelaskan bahwa untuk hasil cangkokan yang telah layak dipotong dan ditanam adalah setelah umurnya 2-3 bulan.
Pemilik bisa melakukan pemotongan bahan cangkokan memakai gergaji. Untuk mencegah terjadinya penguapan yang besar, potong di bagian batang cangkok yang terlalu panjang dan kurangi daunnya.
Setelah proses pemotongan langkah selanjutnya adalah proses penanaman hasil cangkokan dalam pot. Inilah caranya:
1. Siapkan Pot Sesuai Tanaman yang Dicangkok
Siapkan pot yang sesuai dengan tanaman yang dicangkok. Misalnya, untuk tanaman dengan diameter 2,5 sampai 5 cm, maka bisa menggunakan pot yang diameternya kurang lebih 35 cm.
Untuk tanaman dengan diameter yang lebih besar dari 25 cm, maka gunakan ukuran pot sekitar 30-35 cm.
Jadi, ketika memotong cangkokan yang telah berhasil, pemilik harus mengecek berapa diameter dari hasil cangkokan tersebut. Gunanya untuk memilih ukuran pot yang tepat agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.
2. Menyiapkan Media Tanam
Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam yang efektif dan tepat untuk tanaman hasil cangkokan tersebut. Media tanam yang dapat digunakan adalah campuran tanah, arang sekam, serta pupuk kompos/kandang dengan perbandingan 2:1:1.
3. Melakukan Penanam dengan Tepat
Tahapan penanaman hasil cangkokan dalam pot perlu melalui beberapa tahapan, yakni:
Isi dasar pot menggunakan pecahan genting maupun serutan gergaji. Tebalnya sekitar 5-10 cm. Kondisi ini dilakukan agar memperlancar proses aliran udara serta drainase pada tanaman.
Masukkan media tanam yang telah disiapkan sampai memenuhi separo pot.
Masukkan tanaman hasil cangkokan dalam pot. Posisikan tanaman berada di bagian tengah pot. Kemudian sisanya ditutup menggunakan media tanam hingga memenuhi seluruh pot. Pada bagian yang dicangkok harus lebih menonjol ke atas.
Siramlah menggunakan air dan sebaiknya proses penanaman dalam pot dilaksanakan saat pagi maupun sore hari.
4. Perawatan Rutin Tanaman Cangkok
Perawatan yang perlu dilakukan adalah:
Siram dua kali sehari, yakni sore dan pagi hari. Jangan siram tanaman saat siang hari.
Jangan menyuplai air terlalu banyak.
Lakukan pemupukan dengan rutin, baik dengan pupuk organik atau anorganik.
Itulah penjelasan tentang cara menanam hasil cangkokan di pot agar tidak mati. (eK)
