Konten dari Pengguna

Cara Menanam Hidroponik dengan Rockwool yang Mudah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menanam hidroponik dengan rockwool. Sumber foto: pexels/Jatuphon Buraphon
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam hidroponik dengan rockwool. Sumber foto: pexels/Jatuphon Buraphon

Cara menanam hidroponik dengan rockwool akhir-akhir ini menjadi topik yang menarik dan fenomenal. Terutama di kalangan para pecinta tanaman.

Selain praktis, media tanam hidroponik dengan rockwool juga lebih hemat badget dan ramah lingkungan. Karena bahan-bahan yang digunakan untuk membuat lava bisa didapatkan dari pecahan kaca, pecahan keramik, dan pecahan batu yang sudah tidak terpakai.

Cara Menanam Hidroponik dengan Rockwool

Ilustrasi cara menanam hidroponik dengan cara rockwool. Sumber foto: pexels/Chanon Taweewuttlkral.

Menurut Nurul Aini dan Nur Azizah dalam buku Teknologi Budidaya Tanaman Sayuran Secara Hidroponik, rockwool adalah media substrat bersifat inert (tidak reaktif) yang berasal dari batu basalt (batuan vulkanik) yang dipanaskan hingga mencair.

Berikut langkah atau cara mudah menanam hidroponik dengan media rockwool

1. Memilih Rockwool dengan Tepat

Langkah pertama menanam hidropik dengan alternatif rockwool yaitu memilih rockwool berkualitas baik, seperti, bahan yang dapat melakukan penyerapan air secara optimal, memiliki unsur hara, dan hal-hal lainnya yang diperlukan tanaman.

Pada dasarnya, prinsip utama dari hidroponik yaitu menanam dengan media yang memiliki sifat atau unsur seperti tanah.

2. Memotong Rockwool

Rockwool yang telah jadi dipotong-potong sesuai ukuran yang diinginkan. Lebih praktif dan efektif lagi dengan membeli rockwool yang sudah jadi di toko-toko penyedia peralatan hidroponik.

Untuk penyemaian biji, rockwool yang bagus berukuran 2,5 × 2,5 cm. Langkah betikutnya, potongan rockwool tersebut direndam ke dalam air lalu diletakkan ke dalam wadah semai.

3. Penyemaian

Proses ketiga yaitu membuat lubang kecil pada rockwool. Jarak ukurannya kurang lebih 2 cm. Kemudian bibit-bibit yang telah disiapkan, dimasukkan satu per satu ke dalam lubang. Dengan kedalaman kurang lebih 0,5 cm.

Sedangkan untuk tanaman jenis sayuran, disarankan setiap rockwool diisi dua benih atau biji.

Setelah semua biji tersemai, langkah berikutnya menutup lubang rockwool dengan kresek hitam atau kain berwarna gelap. Hal tersebut berfungsi untuk mempercepat proses pertumbuhan tanaman.

4. Perawatan

Langkah perawatannya hampir sama seperti penyemaian lewat media tanah, yaitu dengan dilakukan penyiraman secukupnya dan ditaruh di suhu yang sesuai dengan kebutuhan jenis tanaman.

Setelah tanaman berusia 7 hari biasanya mulai keluar kecambah. Pada fase tersebut penutup di dari kresek atau kain dibuka agar tanaman terkena sinar matahari. Agar tanaman tumbuh subur, penyiraman yang baik dilakukan setiap pagi atau sore hari.

Cara menanam hidroponik menggunakan rockwool dengan langkah di atas, merupakan langkah sederhana yang bisa dipraktikkan oleh siapapun. (DAI)