Konten dari Pengguna

Cara Menanam Kelengkeng dalam Pot agar Cepat Berbuah

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Kelengkeng dalam Pot agar Cepat Berbuah, Foto: Pexels/Quang Nguyen Vinh
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Kelengkeng dalam Pot agar Cepat Berbuah, Foto: Pexels/Quang Nguyen Vinh

Kelengkeng merupakan tanaman buah yang berasal dari negeri Cina. Bagi yang tertarik membudidayakan buah manis ini, tata cara menanam kelengkeng dalam pot agar cepat berbuah untuk pemula perlu diketahui.

Mengutip dari Aplikasi Teknologi Budidaya Kelengkeng Super Sleman di Padukuhan Gejayan, oleh Budi Setiadi Daryono, (57:2015), dalam situs jurnal.uns.ac.id, kelengkeng tergolong tanaman subtropis.

Buah kelengkeng memiliki banyak khasiat mulai dari kulit buah, daging buah, bahkan bijinya. Sejak zaman dahulu hingga saat ini, daging buah kelengkeng kering digunakan di dalam teknik pengobatan Cina.

Cara Menanam Kelengkeng dalam Pot agar Cepat Berbuah

Ilustrasi Cara Menanam Kelengkeng dalam Pot agar Cepat Berbuah, Foto: Pexels/Quang Nguyen Vinh

Tata cara menanam kelengkeng dalam pot agar cepat berbuah untuk pemula perlu diketahui agar membudidayakan buah manis ini berhasil. Mengutip dari situs sgstrawberries.com, berikut adalah tahapannya:

  1. Siapkan pot dengan diameter minimal 50 cm, semakin dalam pot semakin baik untuk perkembangan akar

  2. Taruh di tempat yang terkena matahari penuh.

  3. Gunakan tanah yang agak asam dengan PH 5,5 -6.

  4. Tanah yang dikeringkan dengan baik, dicampur dengan pasir dan perlite untuk membantu drainase.

  5. Pemupukan dengan pupuk kandang sebaiknya dilakukan setiap 3 bulan sekali dan siram tanah dengan baik.

  6. Perlu diingat, biasanya buah yang dipanen pertama berkulit tipis, dagingnya lebih tebal hanya pada panen putaran kedua.

  7. Memangkas cabang atas yang baru untuk menjaga pohon agar tidak tumbuh tinggi.

Mengutip dari Kemajuan dari Budidaya Kelengkeng, oleh dedieko, 25 April 2016, dalam situs biologi.ugm.ac.id, jika perawatan menginginkan untuk tetap di dalam pot, maka pemindahan atau penggantian media tanam melalui pot besar dengan diameter minimal 70 cm.

Hal ini memberi leluasa pada tanaman tersebut untuk tumbuh besar dan sehat hingga menghasilkan buah yang banyak dan besar. Tanaman ini akan menghasilkan buah perdana pada umur 2 tahun.

Tanaman-tanaman yang telah berumur 2 tahun nantinya akan berbunga kembali dalam selang waktu 45 hari dari masa istirahat dari berbuah sebelumnya. Tanaman yang telah berbunga harus secepatnya dilakukan pembungkusan dengan jaring kelelawar.

Hal ini dilakukan untuk menghindari buah yang rusak akibat serangga ataupun kelelawar. Perawatan tanaman di dalam pot yang dilakukan kurang lebih selama 2 tahun, selanjutnya dapat dipindahkan untuk ditanam secara permanen di tanah/lahan.

Mengutip dari Aplikasi Teknologi Budidaya Kelengkeng Super Sleman di Padukuhan Gejayan, oleh Budi Setiadi Daryono, (59:2015), dalam situs jurnal.uns.ac.id, perawatan meliputi penyiraman rutin pada pukul 06.00 dan 16.00 waktu setempat.

Lalu, pemupukan rutin seminggu sekali menggunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, penggantian atau penambahan tanah, penanggulangan hama dan gulma, dan teknik recovery tanaman yang sakit.

Aplikasi pupuk kandang secara umum mampu meningkatkan unsur hara tanah, terutama apabila tanah yang dipergunakan memiliki kandungan unsur hara yang rendah.

Itulah tata cara menanam kelengkeng dalam pot agar cepat berbuah untuk pemula. Perlu diketahui juga, bahwa ekstrak air kulit buah kelengkeng mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi. (IF)

Baca juga: 5 Tanaman Buah Merambat Tahan Panas dengan Berbagai Media