Cara Menanam Kubis Hidroponik yang Tepat agar Tumbuh Optimal

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam kubis hidroponik adalah solusi tepat bagi petani yang tidak memiliki lahan luas. Dengan metode hidroponik, kubis dapat tumbuh lebih cepat, bebas hama tanah, dan mendapatkan hasil panen berkualitas.
Mengutip buku Bisnis Hidroponik Roni, Roni Arifin, (2016: 10), hidroponik adalah metode budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media utamanya. Meskipun tidak melibatkan penggunaan tanah, tanaman tetap memperoleh nutrisi yang diperlukan.
Cara Menanam Kubis Hidroponik
Metode hidroponik memungkinkan kubis tumbuh di media selain tanah. Berikut adalah cara menanam kubis hidroponik yang tepat agar tumbuh optimal.
1. Penyemaian Benih
Penyemaian benih kubis dapat dilakukan pada media rockwool yang sedikit basah. Masukkan 1-2 benih kubis dalam setiap potongan rockwool. Benih biasanya akan berkecambah dalam waktu kurang dari satu minggu.
2. Memindahkan Bibit ke Sistem Hidroponik
Setelah bibit cukup kuat, selanjutnya bibit dapat dipindahkan. Masukkan bibit bersama rockwool ke dalam net pot, kemudian letakkan net pot di sistem hidroponik yang telah diisi dengan larutan nutrisi. Pastikan akar tanaman menyentuh larutan.
Saat memindahkan bibit, hindari menumpuk tanaman terlalu rapat. Hal ini dapat menyulitkan perawatan dan meningkatkan risiko penyakit akibat jamur. Pastikan memberikan jarak minimal 18 inci antar bibit.
3. Pengaturan pH dan Nutrisi Tanaman
Kebanyakan kubis membutuhkan pH sekitar 6,2-6,6 untuk penyerapan nutrisi yang optimal. Selain itu, perhatikan konsentrasi nutrisi (EC) berada sekitar 2,3-3,0. Karena membutuhkan banyak nutrisi, kubis dapat menghabiskan lautan nutrisi lebih cepat.
4. Pengelolaan Kelembapan
Tanaman kubis tumbuh paling baik pada suhu sekitar 65-75 derajat, tetapi dapat tumbuh pada suhu serendah 25 derajat. Jika suhu lingkungan terlalu tinggi, gunakan kipas atau ventilasi untuk menurunkannya.
5. Pengendalian Hama
Meskipun tanaman hidroponik memiliki risiko serangan hama lebih sedikit, tetapi tetap lakukan pemeriksaan rutin. Pastikan juga sistem hidroponik tetap bersih untuk mencegah pertumbuhan jamur atau penyakit.
Demikianlah pembahasan mengenai cara menanam kubis hidroponik. Dengan perawatan yang tepat, petani dapat menikmati kubis segar dan kaya nutrisi. (Nabila)
Baca Juga: Apakah Budidaya Hidroponik Menguntungkan? Ini Jawabannya
