Cara Menanam Labu Madu yang Mudah di Pekarangan Rumah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mempelajari cara menanam labu madu harus dilakukan khususnya oleh pemula yang baru mulai belajar berkebun. Labu madu atau butternut squash sangat mudah dikenali sebab mempunyai bentuk unik seperti kacang tanah atau lampu bohlam.
Berikut ini langkah dan cara menanam labu madu yang mudah diikuti bagi pemula.
Cara Menanam Labu Madu yang Mudah bagi Pemula
Cara menanam labu madu tergolong mudah dan tak jauh berbeda dengan waluh atau jenis labu lainnya. Tekstur lembut ditambah cita rasa manis merupakan ciri khas labu jenis ini. Saat ini labu madu lebih banyak ditemukan di swalayan. Hal ini bukan disebabkan sulitnya budidaya, tetapi karena produksi yang masih terbatas.
Dilansir cybex.pertanian.go.id, labu berwarna oranye kekuningan ini kaya serat, beta karoten, antioksidan, vitamin B kompleks, hingga vitamin A. Berikut cara menanam labu madu yang benar sehingga bisa sukses panen.
1. Persiapan Lahan
Sebelum melakukan penanaman, lakukan persiapan lahan lebih dulu. Gemburkan tanah dengan mencangkul seluruh lahan. Selanjutnya buat bedengan serta lubang tanam. Jarak antar bedengan yaitu 70-100 cm. Sementara masing-masing lubang tanamnya berjarak antara 50-65 cm.
2. Penyemaian Bibit
Semai benih labu madu dalam polybag atau tray hingga tumbuh menjadi bibit. Langkah ini bertujuan agar memperoleh hasil tanaman yang seragam dan memiliki daya adaptasi tinggi ketika dipindahkan ke lahan.
Umumnya bibit akan mulai berkecambah saat memasuki usia 3-5 hari. Lakukan penyiraman secara rutin sampai tanaman berumur 2-3 minggu dan siap dipindahkan ke bedengan.
3. Penanaman
Bila tanaman sudah siap dipindahkan ke media tanam atau lahan tetap, pastikan telah membuat lubang tanam lebih dahulu. Penanaman dilakukan dengan memasukkan bibit labu madu ke dalamnya lalu tutup dan padatkan supaya bibitnya tetap tegak.
4. Perawatan
Perawatan tanaman labu madu antara lain penyiraman, pemupukan,pemangkasan, pembersihan lahan dari gulma, hingga pengendalian bibit penyakit serta organisme yang menggangu pertumbuhan tanaman.
5. Pemanenan
Panen labu madu bisa dilakukan ketika tanaman telah menginjak usia 85-90 hari. Buah yang siap panen tampak dari warna kulitnya yang kuning kecokelatan, tangkai di bagian pangkal pun terlihat agak cokelat, dan apabila permukaannya diketuk akan terdengar suara khas.
Cara menanam labu madu yang relatif mudah menjadikannya sangat cocok dibudidayakan oleh pemula. Saat ini labu madu masih jarang dijumpai di pasar tradisional atau lapak pedagang kecil. Labu jenis ini produksinya masih terbatas sehingga hanya ditemukan di swalayan atau supermartket tertentu dengan harga relatif tinggi. (DN)
