Cara Menanam Pakcoy Hidroponik agar Hasil Panen Melimpah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menanam pakcoy hidroponik bisa dilakukan di halaman maupun pekarangan rumah. Bahkan bisa dijadikan ladang penghasilan karena teknik hidroponik lebih mudah, simpel dan hasil sayurnya juga lebih menyehatkan.
Cara Menanam Pakcoy Hidroponik
Dikutip dari buku yang berjudul Cara Bertanam Hidroponik Tanaman Pakcoy (2014) yang ditulis oleh Tsamrotul Ilmi, mengatakan bahwa tanaman pakcoy termasuk sawi yang bentuknya seperti sendok dan warnanya hijau tua.
Selain ditanam di tanah, pakcoy bisa ditanam secara hidroponik dan banyak dibudidayakan masyarakat di berbagai wilayah.
Cara menanam pakcoy hidroponik tidak membutuhkan modal besar, bahkan bisa dilakukan pemula. Dijamin hasil panen melimpah jika Anda menerapkan tahapan yang tepat. Berikut ada cara yang harus dilakukan, yaitu:
1. Menyiapkan Alat dan Bahan
Alat dan bahan harus disiapkan sebelum menanam sawi secara hidroponik. Anda bisa memilih sistem apa yang akan digunakan, jika menggunakan sistem rakit apung bisa menyediakan alat dan bahan berikut.
Media tanam rockwool
Nutrisi hidroponik
Netpot
Alat pengukur pH
Bibit pakcoy, Anda bisa menggunakan biji pakcoy
Alat potong seperti gergaji besi
Jangan lupa siapkan sistem hidroponik rakit apung. Anda bisa menggunakan bak berisi air.
2. Tahap Penyemaian Bibit Pakcoy Hidroponik
Sebelum ditanam, bibit pakcoy harus dilakukan penyemaian. Caranya mudah, tinggal celupkan bibit pakcoy ke air dan angkat. Kemudian, bungkus dengan tisu yang basah. Selama satu sampai dua hari, biji akan pecah dan bisa tumbuh di sistem hidroponik. Anda bisa melakukan cara berikut untuk proses penanamannya.
Potong rrockwool dengan ukuran 2 x 2 cm. Jangan lupa dilubangi di bagian tengahnya, tetapi sedikit saja.
Kemudian, masukkan satu biji berkecambah ke satu lubang tanam.
Basahi rockwool dan simpan di tempat tertutup.
Pastikan Anda melakukan penyiraman dua kali sehari secara bijak. Selanjutnya, bisa pindahkan ke lokasi yang terkena sinar matahari langsung.
3. Pemindahan Bibit
Pemindahan bibit bisa dilakukan setelah muncul daun sejati. Anda bisa memindahkan dengan netpot maupun memindahkannya tanpa netpot. Jika tanpa netpot, tinggal letakkan rockwool di bak karena bisa mengapung.
4. Mengatur Nutrisi Pakcoy Hidroponik
Karena tanaman ditanam secara hidroponik, Anda harus memberikan nutrisi secara rutin. Atur juga pH air di kisaran 6,0-7,0 agar stabil.
5. Perawatan Pakcoy Hidroponik
Perawatan pakcoy hidroponik juga harus diperhatikan, Anda harus memperhatikan jumlah air di bak, tingkat kepekatan nutrisi tanaman dan risiko hama.
Anda bisa menggunakan pupuk hidroponik terbaik agar pakcoy tumbuh subur. Sesuaikan juga jumlah air di bak agar memenuhi jumlah pakcoy yang Anda tanam.
Cara menanam pakcoy hidroponik di atas bisa dijadikan acuan. Dengan begitu pakcoy bisa tumbuh subur dan panen melimpah. (ASP)
