Cara Menanam Pohon Sonokeling beserta Perawatannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sonokeling merupakan jenis kayu dengan nilai ekonomi yang tinggi. Kayu sonokeling banyak dibudidayakan untuk bahan baku produk olahan. Cara menanam pohon sonokeling dan perawatannya juga cukup mudah.
Untuk menambah pengetahuan, silakan simak pembahasan berikut ini!
Cara Menanam Pohon Sonokeling
Hanatul Ula Maulidya dalam buku berjudul Mengenal Jenis-Jenis Kayu Penghasil Uang, menjelaskan bahwa sonokeling merupakan nama sejenis pohon penghasil kayu yang keras dan indah. Sonokeling merupakan anggota dari suku Fabaceae.
Kayu jenis ini mempunyai bobot sedang dan berkualitas tinggi. Sonokeling di kawasan Jawa dikenal sebagai kayu sonosungu dan sonobrit.
Adapun proses penanaman kayu sonokeling bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut :
1. Pembibitan
Pada proses pembibitan, bibit sonokeling bisa didapatkan dari pohon yang sudah dewasa yang telah menghasilkan biji. Sebelum proses penanaman benih, sebaiknya cuci benih menggunakan air bersih dan biarkan kurang lebih 1-2 jam dalam rendaman air hangat.
Kemudian benih bisa ditanam pada media tanam yang terdiri atas campuran tanah, pupuk kandang, serta sekam dengan perbandingan 2:1:1.
2. Penanaman
Selanjutnya, proses penanaman sonokeling setelah benih menjadi bibit. Caranya dengan mempersiapkan lahan luas untuk proses penanaman. Pada proses penanaman sonokeling, tanah harus subur, gembur, serta mempunyai drainase yang bagus.
Bibit sonokeling sebaiknya ditanam dengan kedalaman 2-3 cm. Pada tahap awal pertumbuhan bibit, jangan lupa menyiramnya dengan air secara teratur. Tujuannya untuk menjaga kelembapan tanah dan supaya sonokeling bisa tumbuh subur.
3. Pemanenan
Pohon sonokeling dapat dipanen pada usia 15-20 tahun. Cara memanen sonokeling perlu dilakukan dengan hati-hati supaya kualitas kayu tetap terjaga.
Kayu sonokeling yang telah dipanen harus masuk proses pengawetan agar kayu semakin tahan lama, tidak mudah terserang penyakit dan hama berbahaya.
Perawatan Pohon Sonokeling
Sonokeling membutuhkan waktu panen yang sangat lama, sehingga jika ingin memulai menanam pohon sonokeling dari bibit, mau tidak mau harus melakukan perawatan yang rutin. Adapun beberapa perawatan untuk pohon sonokeling adalah :
Pemangkasan cabang pohon sonokeling sebaiknya dilakukan secara rutin. Perawatan ini bertujuan agar pertumbuhan pohon tidak terganggu.
Berikan pupuk untuk pohon sonokeling dengan teratur. Berikan pupuk kimia maupun pupuk organik agar pertumbuhan pohon maksimal.
Pohon sonokeling sangat rentan terkena jamur, hama, serta penyakit yang lain. Oleh karena itu, segera lakukan pengendalian hama dengan cara memberikan insektisida serta fungisida dengan takaran yang tepat.
Itulah ulasan tentang cara menanam pohon sonokeling dan perawatannya yang perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat! (Ek)
