Konten dari Pengguna

Cara Menanam Sawi di Bedengan agar Tumbuh Subur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Sawi di Bedengan,Foto:Pexels/Mark Stebnicki
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Sawi di Bedengan,Foto:Pexels/Mark Stebnicki

Cara menanam sawi di bedengan merupakan salah satu metode bercocok tanam yang cukup populer karena memberikan hasil yang maksimal dengan ruang yang efisien.

Bedengan sendiri adalah sebuah petakan tanah yang dibuat untuk menanam berbagai jenis tanaman, termasuk sawi. Metode ini memungkinkan pengaturan jarak tanam yang lebih teratur dan memudahkan pengelolaan tanaman.

Cara Menanam Sawi di Bedengan agar Tumbuh Subur

Ilustrasi Cara Menanam Sawi di Bedengan,Foto:Pexels/Soo Ann Woon

Berikut adalah cara menanam sawi di bedengan yang dikutip dari jurnal Kajian Sistem Budidaya Tanaman Sawi (Brassica juncea L ) Di Petani Kelurahan Malawele Distrik Aimas Kabupaten Sorong oleh Zulkarnain (2017).

1. Pengolahan Tanah dan Persiapan Lahan

Tahapan pada pengolahan tanah yang meliputi pembuatan bedengan dan penggemburan yaitu

dengan melakukan pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan pemberian pupuk dasar (pupuk kandang).

2. Pola Tanam

Pola tanam yang dilakukan oleh petani yaitu dengan melakukan penanaman dengan periode tanam perbulan sehingga dalam setahun terdapat 11-12 kali penanaman sawi pada luasan lahan.

Meskipun di lahan seluas 1 hektar terdapat berbagai jenis tanaman, penanaman sawi dilakukan secara terpisah pada setiap bedengan yang memang khusus disediakan untuk tanaman sawi.

Tanpa mencampurkannya dengan tanaman lainnya yang disediakan. Sistem penanaman yang dilakukan yaitu bersifat monokultur.

3. Penyiapan Benih

Pilihlah benih sawi yang berkualitas untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan hasil yang maksimal.

Benih sawi yang baik biasanya memiliki daya tumbuh yang tinggi, bebas dari penyakit, dan berasal dari varietas yang sesuai dengan kondisi iklim dan tanah setempat.

4. Cara Penanaman

Tanam bibit sawi dengan jarak tanam sekitar 15-20 cm antar tanaman. Ini memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk berkembang. Jika menggunakan biji, taburkan biji secara merata di bedengan dan tutup dengan tanah tipis.

Setelah penanaman, siram dengan air secukupnya untuk memastikan bibit atau benih terendam dengan baik dan tidak kering.

5. Perawatan Tanaman Sawi

Perawatan yang tepat sangat penting agar tanaman sawi dapat tumbuh dengan optimal. Salah satu aspek utama dalam perawatan sawi adalah penyiraman, yang perlu dilakukan secara teratur untuk menjaga kelembaban tanah, terutama di musim kemarau.

Namun, penting untuk menghindari genangan air di sekitar akar karena dapat menyebabkan pembusukan. Selain itu, penyiangan harus dilakukan secara rutin untuk menghilangkan gulma yang dapat mengganggu penyerapan air dan nutrisi oleh tanaman sawi.

Pemupukan juga penting dilakukan setiap dua minggu sekali, menggunakan pupuk cair atau pupuk organik, agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang mendukung pertumbuhan daun sawi yang sehat.

Dengan menerapkan cara menanam sawi di bedengan yang sesuai dapatkan hasil tanaman yang subur dan berkualitas. (shr)

Baca juga: 2 Cara Memberi Pakan Domba yang Baik untuk Nutrisi yang Optimal