Cara Menanam Serai Beserta Khasiatnya untuk Kehidupan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serai atau yang juga dikenal dengan sebutan sereh merupakan tanaman yang identik dalam penggunaan bumbu masakan. Tak heran jika banyak orang berminat untuk menanam serai sendiri di pekarangan rumah. Untuk tahu bagaimana cara menanam serai dan khasiat yang dikandungnya, mari kita simak ulasannya dalam artikel berikut.
Cara Menanam Serai Beserta Khasiat yang Dikandungnya
Saat memasak makanan, tak jarang kita menemukan serai dalam campuran bumbu yang digunakan di dalamnya. Selain dikenal sebagai salah satu bumbu masakan, serai juga banyak dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami pengusir nyamuk dan bahan baku untuk membuat minyak atsiri.
Dalam buku berjudul Metode dan Cara Budidaya Serai yang disusun oleh Alaara (2021: 2) menyebutkan bahwa tanaman serai adalah tanaman yang berperan penting di Indonesia. Serai umumnya digunakan sebagai bumbu masakan atau sebagai penghasil minyak atsiri.
Masih dalam buku yang sama, dijelaskan pula bahwa metode dan cara budidaya serai tidak terlalu sulit. Bahkan, Anda dapat menanamnya di pot atau di taman kecil rumah Anda. Cara perawatannya juga tidak membutuhkan hal-hal khusus.
Jika Anda tertarik menanam tanaman serai sendiri, Anda perlu memastikan bahwa kondisi tanah dan iklim cukup baik. Berikut ini adalah syarat kondisi iklim dan tanah untuk menanam serai:
Tanah berada di ketinggian maksimal 1200 mdpl. Idealnya, serai tumbuh pada ketinggian 250 mdpl.
Tanah berada di iklim yang lembap
pH tanah berada pada 5,5 - 7,0
Curah hujan 1000-1500 mm/tahun dengan bulan kering 4-6 bulan.
Setelah kondisi tempat untuk menanam serai cukup baik, Anda dapat mengikuti cara menanam serai berikut ini:
Bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menanam serai dari kotoran dan semak belukar
Selanjutnya buat lubang tanam dengan jarak tanam sekitar 100 x 100 cm untuk tanah yang subur, jika tanahkurang subur 75 x 75 cm dengan ukuran dimensi lubang tanaman ialah 30 x 30 x 30 cm.
Setelah itu, lakukan penanaman dengan menggunakan sistem parti dengan ukurannya sama dengan sistem lubang.
Lalu letakkan benih di dalam bentuk anakan kedalam lubang tanam yang telah disediakan.
Pastikan Anda meletakkan benih di lubang dengan kedalaman 10 cm.
Jika ada tumbuhan yang mati di dalam lubang, lakukan penyulaman.
Lakukan pemupukan dengan cara melingkari rumpun dengan jarak 25 cm. Lakukan bersamaan dengan tahap penggemburan.
Setelah selesai menanam serai, Anda dapat menunggu serai tumbuh hingga tiba waktu panen yaitu saat serai berumur 5-6 bulan. Anda dapat memanen serai dengan cara memotong daun serai 5 cm di atas ligula dari daun paling bawah yang kering. Agar hasil panen lebih maksimal, Anda dapat memulai penanaman serai di musim penghujan. (DAP)
