Konten dari Pengguna

Cara Menanam Timun Suri agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menanam Timun Suri. Foto: dok. Unsplash/Alex Diaz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menanam Timun Suri. Foto: dok. Unsplash/Alex Diaz

Cara menanam timun suri adalah hal utama yang perlu diketahui sebelum dapat menanam timun suri di lahan yang tersedia. Dalam tahapan menanam timun suri, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyiapkan media tanam dan benih berkualitas.

Selain itu, masih ada tahapan lain yang tak kalah penting dalam menanam buah timun suri.

Cara Menanam Timun Suri agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Ilustrasi Cara Menanam Timun Suri. Foto: dok. Unsplash/ Zoe Schaeffer

Mengutip buku berjudul Buah Ajaib Tumpas Penyakit yang disusun oleh N. S. Budiana (2013:198), timun suri yang dikenal dengan nama ilmiahnya Cucumis sativus adalah buah yang kaya akan kandungan air, fruktosa, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin C, hingga serat.

Tanaman timun suri termasuk jenis tanaman berumur pendek, dapat tumbuh kurang dari setahun atau sekitar 2,5 sampai 4 bulan. Tanaman semusim ini masih satu famili dengan buah blewah. Buah timun suri dapat tumbuh besar mencapai satu kilogram untuk setiap buahnya.

Tanaman timun suri dapat ditanam dengan cara yang cukup mudah. Untuk mendapatkan hasil buah yang melimpah, berikut ini cara menanam timun suri agar tumbuh subur:

  1. Olah media tanam yang akan digunakan dengan cara membuat lubang berukuran 1m x 1m lalu campurkan dengan pupuk kandang atau kompos di dalamnya dan diamkan selama dua hari.

  2. Setelah itu, pilih benih timun suri yang berkualitas untuk ditanam ke dalam lubang yang sudah dibuat sebelumnya. Masukkan dua benih timun suri untuk tiap lubangnya.

  3. Lakukan penyiraman secara rutin setiap hari hingga benih tanaman mulai tumbuh yaitu sekitar tujuh hari setelah masa tanam.

  4. Jika ditemukan benih timun suri yang tidak kunjung menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan selama tujuh hari, segera buang benih yang tertanam dalam tanah lalu lakukan penanaman kembali dengan benih yang baru.

  5. Lakukan penyiangan hama, pemupukan, dan penyiraman tanaman secara rutin agar tanaman tumbuh dengan subur.

Setelah melakukan perawatan tanaman, timun suri dapat dipanen saat tanaman berusia 100 hari atau kurang lebih tiga setengah bulan setelah masa tanam.

Kemudian, panen buah selanjutnya dapat dilakukan saat tanaman berusia 130 hari atau empat bulan setelah masa tanam. Buah timun suri dapat dipanen dengan cara memotong batang pada buah dari tanaman induknya.

Dengan mengetahui bagaimana cara menanam timun suri dengan langkah yang benar, sehingga hasil panen akan berlimpah dan berkualitas tinggi. (DAP)