Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tanaman yang Efektif

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Serangan hama dan penyakit pada tanaman dapat menyebabkan pertumbuhannya kurang optimal. Hal ini selalu jadi momok menyebalkan bagi para petani karena membuat mereka mengalami kerugian besar.
Oleh sebab itu, penting untuk menerapkan cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman tanpa merusaknya. Bagaimana caranya? Simak ulasannya di sini.
Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tanaman agar Hasil Panen Optimal
Dikutip dari situs cybex.pertanian.go.id, hama ialah hewan perusak tanaman. Sementara penyakit yaitu gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti bakteri, jamur, hingga virus.
Pelindungan tanaman dari hama serta penyakit berperan penting dalam keberhasilan budidaya tanaman. Pasalnya, hama dan penyakit pada tanaman kerap memberi kerugian besar pada petani.
Oleh sebab itu, ketahui berbagai langkah untuk mengatasi hama serta penyakit yang kerap menyerang tanaman seperti berikut ini.
1. Cara Mengatasi Hama Tanaman
Berikut adalah cara mengatasi hama tanaman sesuai jenisnya.
Tikus: hama ini biasa menyerang padi dan bergerak pada malam hari. Pemberantasan tikus dilakukan dengan menutup lubang persembunyiannya di area persawahan atau menggunakan pembasmi tikus.
Walang sangit: ia mengeluarkan bau tidak sedap dan sering merusak tanaman. Cara mengatasinya dengan membersihkan rumput liar di area sawah, memakai predator (misalnya, laba-laba), atau menggunakan insektisida.
Ulat: hama pemakan daun serta batang tanaman. Cara mengendalikannya adalah dengan memakai pestisida atau membersihkan daun dari telur kupu-kupu di permukaannya.
Wereng: hama yang biasanya menyerang batang serta daun juga penyebar virus penyakit tungro. Cara mengatasinya bisa dengan memakai predator (kumbang atau laba-laba), insektisida, atau mengatur pola tanam (tanam bersamaan atau bergiliran).
2. Cara Mengatasi Penyakit Tanama
Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang tanaman adalah tungro serta penyakit mosaik.
Penyakit tungro yang menyerang tanaman padi disebabkan oleh Rice Tungro Bacilliform Virus serta Rice Tungro Spherical Virus. Virus tungro ini biasanya ditularkan oleh wereng.
Sementara penyakit mosaik yang mengincar tanaman tembakau diakibatkan oleh Tobacco Mosaic Virus. Keduanya sama-sama membahayakan bagi tanaman sebab bisa membuat tanaman mati perlahan jika tidak segera ditangani.
Pengendalian penyakit tanaman dapat dilakukan secara mekanis atau tradisional tanpa zat kimia. Umumnya alat yang dipakai berupa sabit, gunting, atau pisau. Kendati lebih aman, cara ini dinilai kurang efektif karena membutuhkan waktu lama dan hasilnya pun tak maksimal.
Karena itu, saat ini para petani lebih memilih menggunaan cara biologis (memakai predator) atau kimia (memanfaatkan bahan kimia seperti pestisida maupun insektisida) untuk membasmi penyakit tanaman.
Demikian ulasan mengenai cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman sehingga pertumbuhannya tetap optimal. Bagaimanapun, hama dan penyakit tanaman perlu dikendalikan dengan tepat agar tanaman bisa tumbuh subur dan panen berlimpah. (DN)
