Cara Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Padi Agar Tidak Gagal Panen

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hama ulat merupakan salah satu hama yang membuat petani padi meradang jika mereka sudah menyerang padi. Hal tersebut karena hama ini penyebarannya cukup cepat.
Secara umum, ada beberapa cara mengatasi hama ulat pada tanaman padi. Penanganan yang tepat akan membuat penyebaran dari hama ini bisa dikendalikan. Lebih jelasnya, simak dalam pembahasan berikut ini.
Cara Mengatasi Hama Ulat pada Tanaman Padi
Dikutip dari buku Pengantar Teknologi Budidaya Tanaman Serealia Jagung dan Padi karya Edy dan Peni Susapti, (2022) hama ulat merupakan salah satu jenis hama yang sering menyerang tanaman padi, khususnya pada saat penyemaian.
Ulat biasanya akan menyerang bagian daun dan juga batang tanaman padi secara bergerombol. Pengendaliannya cukup sulit karena petani harus sebisa mungkin untuk membasmi ulat hingga ke telur-telurnya.
Jika dibiarkan maka telur-telur tersebut akan menetas dan menjadi ulat yang bisa kembali menyerang tanaman padi.
Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi hama ulat pada tanaman padi yang tepat.
1. Pilih Varietas Padi Tahan Hama
Langkah pertama adalah memilih varietas padi yang memiliki ketahanan alami terhadap hama ulat. Varietas padi ini umumnya telah melalui proses pemuliaan untuk meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.
2. Lakukan Pengelolaan Tanaman Terpadu
Pengelolaan tanaman terpadu (PTT) merupakan pendekatan holistik yang mengkombinasikan berbagai metode pengendalian hama, seperti pencegahan, pengendalian hayati, dan penggunaan pestisida secara selektif.
PTT bertujuan untuk menciptakan keseimbangan ekosistem di sawah dan meminimalisir penggunaan pestisida kimia.
3. Menggunakan Predator Alami
Beberapa predator alami hama ulat yang umum ditemukan di sawah adalah burung pipit, laba-laba, dan kumbang ground beetle. Para petani dapat menarik predator alami ini ke sawah dengan menyediakan tempat berlindung dan sumber makanan yang sesuai.
4. Pengendalian dengan Pestisida
Jika serangan hama ulat sudah parah dan tidak dapat dikendalikan dengan metode pencegahan dan pengendalian hayati, penggunaan pestisida mungkin diperlukan. Namun, penggunaan pestisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Pilihlah pestisida yang aman bagi manusia dan lingkungan. Hindari penggunaan pestisida yang berbahaya dan beracun tinggi.
Baca juga: Hama dan Penyakit Tanaman Kemangi yang Berbahaya
Demikian pembahasan mengenai cara mengatasi hama ulat pada tanaman padi agar tidak gagal panen. (WWN)
