Konten dari Pengguna

Cara Mengatur Exposure Manual pada Kamera DSLR dan Mirrorless

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Cara Mengatur Exposure Manual pada Kamera. Sumber: Lisa Fotios/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Cara Mengatur Exposure Manual pada Kamera. Sumber: Lisa Fotios/Pexels.com

Fotografi menggunakan kamera DSLR dan Mirrorless menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Para fotografer akan hunting foto dengan berbagai teknik agar hasilnya menarik. Salah satunya mereka mempelajari tentang cara mengatur exposure manual pada kamera.

Untuk mengetahui bagaimana caranya, simak dalam penjelasan berikut!

Cara Mengatur Exposure Manual

Ilustrasi: Cara Mengatur Exposure Manual pada Kamera. Sumber: Oană Andrei/Pexels.com

Jeff Revell dalam buku berjudul Exposure: dari Foto Biasa Menjadi Luar Biasa, menjelaskan bahwa exposure adalah jumlah cahaya yang mencapai sensor kamera

Pada mode manual exposure, aperture serta kecepatan rana sama-sama diterapkan pengguna dan direfleksikan pada gambar. Kamera tidak otomatis dalam pencahayaan apa pun.

Untuk itulah, penggunaan pengaturan mode manual exposure tidak terpengaruh kepada keseluruhan kecerahan kondisi pemotretan, kecuali, disesuaikan sendiri.

Untuk mengatur mode exposure manual, inilah beberapa caranya:

1. Mengatur Dial Mode pada Kamera

Ketika ingin menggunakan exposure manual pada kamera DSLR dan Mirrorless, dial mode harus diatur dahulu ke [M].

2. Tetapkan Aperture dan Kecepatan rana

Selanjutnya atur layar quick control atau kontrol cepat dengan teknik berikut:

  • Bagian shutter speed atau kecepatan rana di angka 1/60.

  • Bagian pengaturan aperture atau f-number di angka F 5.0

Atau Fotografer bisa menetapkan nilai salah satunya, selanjutnya pakailah indikator level pencahayaan viewfinder. Tujuannya untuk membantu Anda menetapkan nilai yang lain.

3. Cek Indikator Pencahayaan

Indikator pencahayaan berguna untuk mengoreksi pencahayaan viewfinder (tampilan di layar LCD). Sesuaikan ke arah negatif agar pencahayaan lebih gelap atau ke arah positif untuk pencahayaan yang lebih cerah. Untuk pencahayaan tetap gunakan level 0 (nol).

4. Memakai ISO Tetap

Ketika menggunakan manual exposure aturlah pada ISO tetap. Kamera sekarang ini cenderung mempunyai ISO Auto sebagai pengaturan ISO default. Tetapkan dahulu ISO 100 dan lakukan pengaturan untuk mendapatkan pencahayaan yang tepat.

Contoh Pengaturan Menggunakan Exposure Manual

Inilah beberapa contoh mengatur exposure manual yang mudah:

Contoh 1

Ingin memotret pemandangan dalam ruangan agar cahayanya seimbang, maka atur manual exposure sebagai berikut:

"EOS 5D Mark III/ EF50mm f/1.4 USM/ FL: 50mm/ Manual exposure (f/3.5, 1/60 det.)/ ISO 640/ WB: Daylight."

Contoh 2

Membidik gambar menjadi lebih cerah atau lebih gelap. Caranya adalah:

"EOS 6D/ EF24-105mm f/4L IS USM/ FL: 105mm/ Manual exposure (f/4, 1/20 det.)/ ISO 100/ WB: Daylight"

Demikianlah penjelasan tentang cara mengatur exposure manual pada kamera DSLR atau Mirrorless yang mudah. Semoga membantu! (eK)