Konten dari Pengguna

Cara Mengawinkan Kucing Persia dengan Kucing Kampung yang Mudah Dilakukan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengawinkan kucing persia dengan kucing kampung. Foto: Sergey Semin/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengawinkan kucing persia dengan kucing kampung. Foto: Sergey Semin/Unsplash

Cara mengawinkan kucing Persia dengan kucing kampung tak bisa dilakukan asal-asalan. Jika mengawinkan dengan cara yang tidak tepat, maka bisa gagal dan kucing tidak akan menghasilkan keturunan yang bagus.

Berikut cara mengawinkan kucing Persia dengan kucing kampung yang mudah dilakukan dan pasti berhasil.

Cara Mengawinkan Kucing Persia dengan Kucing Kampung

Ilustrasi cara mengawinkan kucing persia dengan kucing kampung. Foto: Nihal Karkala/Unsplash

Seperti dilansir p2k.stekom.ac.id, kucing persia termasuk ras kucing domestik berbulu panjang, berwajah bulat, dengan moncong pendek. Sejak akhir abad ke-19, spesies ini dikembangkan di Amerika Serikat juga Britania Raya usai Perang Dunia II.

Pada dasarnya, kucing bisa memilih pasangannya sendiri. Anabul pun mampu berkembang biak bersama pasangan yang diinginkannya. Namun, apabila pemilik kucing ingin menghasilkan keturunan khusus, maka dibutuhkan ilmu tentang cara mengawinkan kucing jenis Persia dengan kucing kampung.

Cara mengawinkan hewan ini pun tidak asal membiarkan kucing jantan dan betina bercampur. Ada tahap-tahap yang harus dilalui agar kucing Persia dan kucing kampung bisa kawin tanpa gangguan.

Berikut adalah cara mengawinkan kucing Persia dengan kucing kampung yang mudah dilakukan.

1. Letakkan di Kandang yang Berbeda

Kucing Persia dan kucing kampung yang akan dikawinkan terlebih dahulu harus ditempatkan di kandang yang berbeda. Dua kandang tersebut kemudian didekatkan. Hal ini bertujuan agar keduanya saling mengenal dan bisa muncul ketertarikan satu sama lain.

2. Kenali Tanda Siap Kawin

Perhatikan tanda dua kucing yang siap kawin. Kucing jantan biasanya akan menunjukkan kejantanannya untuk menarik perhatian si betina. Sementara kucing betina akan mengeong sebagai tanda siap kawin. Setelah muncul tanda demikian, campurkan kedua kucing tersebut dalam satu kandang.

3. Biarkan Beberapa Hari

Biarkan kedua kucing bersama selama 4-10 hari. Beberapa kucing mungkin akan mengalami kendala, seperti posisi kucing betina yang tidak tepat, telentang, atau miring. Untuk itu, perlu dibantu untuk memegangnya agar bisa dalam posisi yang tepat untuk kawin.

4. Proses Kawin

Saat proses kawin dimulai, kucing jantan akan mencium bagian vital kucing betina dan naik ke atas punggungnya. Kucing jantan juga akan menggigit tengkuk kucing betina. Ketika penetrasi dimulai, biasanya kucing betina akan berteriak dan menjilati kemaluannya.

5. Pisahkan setelah Proses Kawin

Setelah proses kawin berjalan lancar, pisahkan kedua kucing. Hal ini bertujuan agar kucing betina tidak berubah menjadi galak saat sudah tidak birahi. Jadi, tinggal tunggu saja apakah kucing betina berhasil hamil atau tidak.

Cara mengawinkan kucing Persia dengan kucing kampung sebenarnya relatif mudah dilakukan. Akan tetapi, bisa saja si betina tidak kunjung hamil. Jika hal tersebut terjadi, maka ulangi tahap dari awal lagi.