Konten dari Pengguna

Cara Mengawinkan Mencit atau Tikus Putih yang Lucu

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tikus putih. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tikus putih. Sumber foto: Unsplash

Cara mengawinkan mencit atau tikus putih yang lucu merupakan proses melelahkan dan membutuhkan kesabaran. Namun, hal ini penting untuk dipahami agar hasil yang didapat berkualitas.

Mencit sendiri merupakan sejenis tikus putih yang sering digunakan dalam percobaan laboratorium karena memiliki genetik yang sama dengan manusia. Lebih jelasnya, simak cara tepat untuk mengawinkan mancit di sini.

Cara Mengawinkan Mencit atau Tikus Putih

Ilustrasi tikus putih. Sumber foto: Unsplash

Dikutip dari buku Budidaya dan Manfaat Hewan Coba Mencit dan Tikus karya I Ketut Berata, mencit merupakan mamalia pengerat yang bersifat nokturnal, atau beraktivitas hanya di malam hari.

Mencit atau tikus puttih sendiri menjadi salah satu hewan percobaan ideal bagi peneliti karena memiliki kesamaan anatomi dan fisiologi yang sama dengan manusia. Bahkan, jumlah genetik pun sama.

Namun, untuk mendapatkan hewan ini, individu bisa melakukan perkawinan silang yang dilakukan secara hati-hati dan tepat. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya:

1. Siapkan Kandang Terpisah

Sebelum mulai mengawinkan mencit, peternak perlu mempersiapkan kandang terpisah untuk jantan dan betina. Hal ini diperlukan untuk mengatur proses perkawinan secara terkontrol.

Selain itu, kandang yang terpisah juga berguna untuk meminimalisir konflik atau kelebihan populasi.

2. Tentukan Skema Perkawinan

Agar perkawinan lebih enak, tentukan skema yang diinginkan terlebih dahulu, di antaranya:

  • Pasangan (Pairing): Skema ini hanya melibatkan satu jantan dan satu betina. Biasanya, digunakan untuk studi yang memerlukan pengamatan atau penelitian spesifik mengenai reproduksi.

  • Trio: Dalam skema ini, satu jantan dikawinkan dengan dua betina. Trio ini sering digunakan untuk meningkatkan efisiensi reproduksi, karena satu jantan dapat mengawini dua betina secara simultan.

  • Harem: Skema ini melibatkan satu jantan dengan beberapa betina dalam satu kandang. Harem digunakan untuk penelitian yang membutuhkan produksi keturunan dalam jumlah besar.

  • Rotasi: Jika jumlah jantan terbatas, rotasi dapat dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan jantan dan menghindari inbreeding.

  • Burst: Skema ini melibatkan banyak jantan dan betina yang dikawinkan bersamaan dalam kandang besar. Burst digunakan untuk studi yang memerlukan produksi keturunan dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Jika skema sudah ditentukan, proses perkawinan pun bisa langsung dilakukan.

Demikian pembahasan mengenai cara mengawinkan mencit atau tikus putih yang tepat. (RN)