Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Pakan Lele Harian dengan Tepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Pakan Lele Harian. Unsplash/Will Turner
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Pakan Lele Harian. Unsplash/Will Turner

Memberikan pakan yang tepat merupakan kunci utama keberhasilan budidaya lele. Baik kekurangan maupun kelebihan pakan dapat berdampak negatif pada pertumbuhan, kesehatan, dan efisiensi biaya. Lalu, bagaimana cara menghitung pakan lele harian?

Mengutip laman perikanan.pamekasankab.go.id, dalam pemberian pakan harus menggunakan takaran yang tepat dan tidak berlebihan. Takaran pemberian pakan berkisar antara 3-5% berat tubuhnya/hari.

Cara Menghitung Pakan Lele Harian

Ilustrasi Cara Menghitung Pakan Lele Harian. Unsplash/Laura España

Berikut ini cara menghitung pakan lele harian yang perlu diperhatikan oleh para peternak lele.

1. Menghitung Biomasaa Total Lele Dalam Kolam

Cara menghitung pakan lele pertama adalah mengetahui biomassa total lele dalam kolam.

Biomassa adalah total berat seluruh ikan lele dalam satu kolam. Cara menghitungnya adalah dengan mengalikan jumlah lele dengan berat rata-rata per ekor.

Misalnya, jika peternak memiliki 1.000 ekor lele dengan berat rata-rata 100 gram (0,1 kg), maka biomassa totalnya adalah 1.000×0,1=100 kg.

2. Tentukan Persentase Pemberian Pakan

Langkah kedua adalah menentukan persentase pemberian pakan. Persentase ini biasanya didasarkan pada fase pertumbuhan lele.

Benih lele (ukuran kecil) membutuhkan pakan lebih banyak relatif terhadap berat badannya dibandingkan lele yang sudah besar.

Berikut adalah perkiraan persentase pemberian pakan berdasarkan fase pertumbuhan:

Benih (5-7 cm): 5-7% dari biomassa

Pembesaran Awal (8-12 cm): 3-5% dari biomassa

Pembesaran Lanjut (13 cm ke atas): 2-3% dari biomassa

Sebagai contoh, jika biomassa lele adalah 100 kg dan lele berada pada fase pembesaran awal, peternak dapat menggunakan persentase 4%.

3. Hitung Jumlah Pakan Harian

Langkah ketiga adalah menghitung jumlah pakan harian. Caranya adalah dengan mengalikan biomassa total dengan persentase pemberian pakan.

Berdasarkan contoh sebelumnya, jumlah pakan harian yang dibutuhkan adalah 100 kg×4%=4 kg.

4. Membagi Jumlah Pakan Harian dengan Beberapa Kali Pemberian

Langkah keempat adalah membagi jumlah pakan harian ke dalam beberapa kali pemberian.

Idealnya, pakan diberikan 2-3 kali sehari untuk memastikan semua lele mendapatkanNutrisi yang cukup dan menghindari persaingan berlebihan.

Jadi, 4 kg pakan dapat dibagi menjadi 2 kg di pagi hari dan 2 kg di sore hari.

Perhitungan ini adalah perkiraan awal. Peternak perlu mengamati nafsu makan lele secara langsung.

Jika pakan habis dengan cepat dan lele terlihat aktif mencari makan, mungkin perlu menambah sedikit porsi. Sebaliknya, jika pakan masih tersisa setelah beberapa waktu, kurangi porsi pemberian berikutnya.

Faktor lain seperti kualitas air dan suhu juga dapat mempengaruhi nafsu makan lele.

Dengan cara menghitung pakan harian secara benar ini dan melakukan penyesuaian berdasarkan pengamatan, peternak dapat mengoptimalkan pertumbuhan lele, menjaga kesehatan ikan, dan mengelola biaya pakan secara efisien.

Baca Juga: Pakan Ayam Kampung agar Cepat Besar dan Sehat secara Alami