Konten dari Pengguna

Cara Mengobati Kucing Berliur Secara Alami dan Penyebabnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengobati kucing berliur secara alami. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengobati kucing berliur secara alami. Foto: Pixabay

Cara mengobati kucing berliur secara alami perlu diketahui dan bergantung dari penyebabnya. Kesehatan kucing yang terganggu umumnya ditandai dari tingkah laku yang tidak biasa. Hewan peliharaan ini juga menunjukkan fisik yang berbeda ketika sehat seperti mata berair atau berliur berlebihan.

Penyebab Kucing Berliur dan Pengobatan Secara Alami

Ilustrasi cara mengobati kucing berliur secara alami. Foto: Pixabay

Bagaimana cara mengobati kucing berliur secara alami? Penanganan kondisi ini tentu tergantung dari penyebabnya. Pemiliknya harus peka pada perubahan sikap yang ditunjukkan hewan peliharaan. Dalam buku Memilih dan Merawat Kucing Kesayangan karya Yulian Susanty diulas cara perawatan, memilih kucing sehat, memandikan, hingga melatih kucing. Berikut beberapa penyebab dan cara mengobati kucing berliur berlebihan.

1. Gangguan Gigi dan Mulut

Salah satu jenis gangguan kesehatan pada kucing adalah penyakit mulut dan gigi seperti sariawan, infeksi, masalah pada gusi, atau cidera gigi. Umumnya kondisi ini mengakibatkan kucing berliur berlebihan jika sudah parah.

Guna mengatasi gangguan kesehatan ini, maka dapat membawa kucing ke dokter hewan untuk memperoleh rekomendasi perawatan yang tepat. Namun, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pembersihan hingga pencabutan gigi diikuti pemberian obat-obatan seperti antibiotik.

2. Virus Calici

Ini merupakan virus yang kerap menyerang para kucing rumahan yang ditandai dengan produksi air liur berlebih juga berbau. Calici ialah virus yang menyerang pernapasan kucing dan termasuk menular.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan isolasi bagi kucing yang terjangkit virus calici sehingga tidak menular pada kucing lainnya. Tanda-tanda lain hewan peliharaan terkena calici antara lain kerap bersih, lesu, berjalan pincang, serta kurang responsif.

3. Heat Stroke

Penyebab heat stroke pada kucing adalah kurangnya asupan cairan sehingga memicu dehidrasi, terpapar sinar matahari langsung, dan diam di tempat bersuhu tinggi. Siapkan air bersih di dekat kucing sehingga kebutuhan cairan terpenuhi. Hindarkan pula kandang dari panas matahari berlebih.

4. Keracunan

Kucing yang keracunan karena makanan maupun minuman tertentu pun bisa mengakibatkan air liur keluar berlebihan. Jadi, pastikan tidak meninggalkan sesuatu yang mengadung racun di dekat kucing sehingga berpotensi mengundang perhatiannya. Bila hewan peliharaan tak sengaja memakannya maka akan sangat membahayakan bagi kesehatannya.

5. Kanker Mulut

Kucing berliur berlebihan pun dapat disebabkan oleh penyakit kanker mulut karena tumor ganas. Untuk mengatasinya perlu dilakukan pengangkatan lewat operasi. Kemudian dilanjutkan dengan kemoterapi serta terapi radiasi. Tanda lainnya kucing terkena kanker mulut adalah kuku yang gampang lepas juga nafsu makan menurun.

Cara mengobati kucing berliur secara alami bisa dengan mengetahui lebih dulu penyebab pastinya. Dengan demikian, dapat diberikan penanganan tepat sehingga kucing pun akan lekas sehat seperti semula. (DN)