Cara Menulis Novel Sendiri yang Menjual dan Berpotensi Best Seller

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
11 Maret 2023 16:02
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara menulis novel sendiri. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis novel sendiri. Foto: Pixabay
Sebagian orang masih memandang sebelah mata para penulis novel. Padahal menulis karangan prosa panjang ini tidaklah mudah. Diperlukan kemahiran dalam riset, imajinasi, hingga menuliskannya sampai kata tamat. Bagi pemula yang ingin menjadi penulis novel, perlu mempelajari cara menulis novel sendiri yang menarik, menjual, dan berpotensi best seller.

Panduan Cara Menulis Novel Sendiri yang Menarik

Ilustrasi cara menulis novel sendiri. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis novel sendiri. Foto: Pixabay
Terdapat beberapa pendapat tentang cara menulis novel sendiri yang menarik dari beberapa penulis profesional. Raditya Dika mengatakan pentingnya membuat karakter cerita yang mempunyai kelemahan dan tentu saja kalimat pembuka yang menggugah.
Sementara Ika Natassa berpendapat bahwa mengakrabkan tokoh novel dengan pembaca melalui medsos mampu menarik perhatian target pembaca karena merasa related dengan kehidupannya.
Melansir dari buku Cara Mudah Menulis dan Menerbitkan Novel bagi Pemula karya Ketut Sugiartha, berikut panduan menulis novel yang cocok bagi pemula.

1. Menentukan Ide

Tentukan terlebih dahulu ide cerita yang hendak kamu kembangkan menjadi sebuah novel. Biasanya penulis punya segudang ide di kepalanya. Kamu harus tentukan satu ide yang paling menarik. Sebagai contoh, kisah persahabatan yang berakhir manis atau kisah misteri dengan ending tragis. Kamu pun harus memiliki alternatif ide sehingga tidak stuck di tengah jalan.

2. Menetapkan Genre

Selanjutnya tetapkan genre ceritamu. Terdapat banyak genre yang bisa kamu pilih. Untuk pemula disarankan menentukan genre yang disukai agar lebih enjoy menulis novel hingga tamat. Beberapa genre populer yaitu, romance, horor, fanfiction, fantasi, thriller, hingga fiksi ilmiah.

3. Tentukan Target Pembaca

Sebelum menulis kamu harus memiliki gambaran siapa target pembaca novelmu. Dengan begini kamu dapat membuat cerita yang related dan relevan dengan kehidupan mereka. Menulis pun jadi lebih asyik dan mengalir sehingga nantinya enak untuk dibaca.

4. Judul yang Menarik

Judul yang menarik mampu memikat target pembaca bahkan sebelum mereka melihat blurb. So, pastikan membuat judul yang antimainstream, unik, bombastis, provokatif, atau menandakan inti dari ceritamu.

5. Tentukan Tokoh

Penokohan juga sangat penting kamu lakukan ketika hendak menulis novel. Tentukan siapa saja tokoh yang ada dalam ceritamu, karakter fisik dan sifatnya, usia, tempat tinggal, latar belakang (termasuk latar belakang keluarga), hingga hobi dan kesukaanya. Semakin detail maka kamu akan mampu membuat cerita yang luar biasa dan seperti nyata.

6. Buat Outline dan Plot Besar

Outline atau kerangka cerita juga tidak kalah penting untuk kamu buat. Adanya outline akan membuat pembahasan fokus dan tidak melebar. Secara sederhana, pembuatan kerangka cerita bakal memudahkan penulis tatkala hilang arah.
Cerita yang keren juga berasal dari plot yang baik. Penulis harus bisa merancang alur, konflik, ketegangan, dan ending tidak terduga. Ingat bahwa novel tak harus happy ending. Pastikan ada sentuhan plot twist juga yang menggelitik dan memancing rasa penasaran pembaca.

7. Gunakan Dialog yang Menarik

Pastikan membuat dialog yang menarik, interaktif, dan tidak bertele- tele. Sebaiknya novel juga tidak didominasi narasi deskriptif maupun dialog. Buat semuanya seimbang.
Panduan cara menulis novel sendiri sangat dibutuhkan terutama bagi pemula. Jika kamu telah berhasil menyelesaikan ceritamu, kirim saja ke penerbit atau unggah di platform menulis online. Pilihlah sesuai keinginanmu.
Hal terpenting adalah kamu sudah mampu mencapai kata finish. Ceritamu selesai dengan baik. Selanjutnya, jangan lupa untuk mempromosikan karyamu sehingga akan dikenal lebih cepat dan berpotensi best seller, ya. (DN)