Konten dari Pengguna

Cara Menurunkan Emosi Murai Batu dengan Perawatan Harian yang Baik

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Cara Menurunkan Emosi Murai Batu. Sumber: Shoyab Khan/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Cara Menurunkan Emosi Murai Batu. Sumber: Shoyab Khan/Pexels.com

Burung murai batu yang menunjukkan gejolak emosi tinggi mengakibatkan burung gelisah dan tidak bisa gacor. Maka dari itu, pemilik perlu mengetahui cara menurunkan emosi murai batu dengan perawatan harian yang baik.

Untuk mengetahui caranya, simak di sini!

Cara Menurunkan Emosi Murai Batu

Ilustrasi: Cara Menurunkan Emosi Murai Batu. Sumber: Lina Marcela Ortega Gaviria/Pexels.com

Pemilik burung murai batu dapat melakukan beberapa cara untuk menurunkan emosi burung. Berikut caranya:

1. Mengontrol Pemberian Ekstra Fooding

Tim Redaksi AgroMedia dalam buku berjudul Murai Batu menjelaskan bahwa menurunkan emosi murai batu bisa dengan mengontrol pemberian ekstra fooding.

Pemberian ekstra fooding tidak boleh terlalu banyak atau sedikit. Pemberian yang pas bisa menstabilkan emosi pada murai batu.

2. Penjemuran yang Tepat

Proses penjemuran murai batu agar emosi burung bisa menurun cukup sekitar 15 menit setiap harinya pada pukul 7 hingga 8 pagi. Penjemuran yang berlebihan atau kurang bisa membuat burung stres.

3. Mendapatkan Settingan yang Benar

Settingan yang benar maksudnya menyeimbangkan seluruh kondisi burung murai batu tersebut.

Contohnya, saat burung sedang birahi, maka emosi dan stamina burung tidak seimbang dan kemungkinan besar bisa membuat burung tidak agresif. Jadi, cobalah melakukan trial error dahulu untuk melihat kondisi burung.

4. Cek Birahi Murai Batu

Kondisi birahi pada burung murai batu memengaruhi hampir 90% emosi burung. Untuk itulah, pemilik harus melihat kondisi burung ketika sedang birahi.

Birahi burung yang tidak tersalurkan bisa membuat burung mudah stres. Burung yang sedang stres maka kondisi emosinya akan meningkat.

5. Terapi Kandang Umbaran

Pemilik bisa mengumbar murai batu di kandang umbaran dan lakukan ini setidaknya dua kali dalam seminggu.

Proses memindahkan burung ke kandang umbaran membuat burung murai batu merasa bebas dan emosinya bisa tersalurkan dengan baik. Bukan hanya itu, proses umbaran sangat membantu murai batu agar fisiknya semakin kuat dan gacor.

6. Memasukkan Burung Lain dalam Kandang

Untuk menurunkan emosi murai batu, pemilik bisa memasukkan burung lain dengan ukuran yang lebih kecil dan gesit. Burung murai yang agresif akan berusaha menyerang burung lainnya agar emosinya bisa menurun.

Maka dari itu, pemilihan burung kecil yang gesit bisa membuat burung tersebut tidak mudah diterkam oleh murai batu. Proses penggabungan kedua burung harus pada kandang yang lebih besar sehingga burung kecil bisa lebih mudah untuk menghindar dan tidak mati.

Demikianlah cara menurunkan emosi murai batu yang mudah. Semoga membantu! (eK)