Cara Menyembuhkan Burung Puyuh yang Sakit dan Pencegahan Penyakitnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budidaya burung puyuh dapat mendatangkan banyak keuntungan. Meskipun begitu, ada hal yang harus diperhatikan, terlebih jika burung terserang penyakit. Penting untuk mengetahui cara menyembuhkan burung puyuh yang sakit.
Peternak tentunya mengharapkan hewan yang dipelihara sehat dan terbebas dari penyakit. Namun, sebagai makhluk hidup tentu hewan bisa saja sakit. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan dan mengetahui cara menyembuhkan burung puyuh yang sakit.
Jenis Penyakit dan Cara Menyembuhkan Burung Puyuh yang Sakit
Dikutip dari buku Panduan Beternak Burung Puyuh, UM Mulyadi (2021:26), terdapat hama dan penyakit yang bisa menyerang burung puyuh. Oleh karena itu, penting untuk mengenal penyakit yang kerap menyerang dan cara menyembuhkan burung puyuh yang sakit.
1. Coryza
Coryza atau yang juga dikenal dengan nama Snot merupakan jenis penyakit yang kerap menyerang burung puyuh di segala usia. Penyakit ini ditandai dengan pembengkakan dan kemerahan pada wajah burung.
Cara penanganan yang harus dilakukan bila burung puyuh terserang penyakit tersebut adalah dengan memisahkannya dari burung yang lain, kemudian memberikan obat seperti sulfadimethoxin dan sulfathiazole yang mengandung preparat sulfat.
2. CRD (Chronic Respiratory Disease)
CRD merupakan penyakit dengan suara ngorok, tubuh menggigil, keluar air dari mata dan hidung, serta hilangnya nafsu makan pada burung puyuh.
Cara mengatasinya adalah dengan penyemprotan desinfektan dan pemberian obat seperti trimezyn, meditril, doxepin, dan neo meditril.
3. Kolera
Kolera merupakan penyakit yang harus diwaspadai, penyakit ini ditandai dengan menurunnya nafsu makan, naiknya suhu badan, dan burung yang terlihat mengantuk.
Adapun penanganan penyakit ini adalah dengan memberikan obat seperti colamox dan koleridin.
4. Berak Kapur (Pullorum)
Penyakit ini diakibatkan oleh salmonella pullorum yang ditandai dengan kotoran berwarna putih, tubuh lemas, dan mata sayu.
Cara untuk mengatasinya adalah dengan memberikan obat seperti tetra chlor, doxitin, dan doxeryn.
Cara Mencegah Penyakit pada Burung Puyuh
Berikut adalah cara mencegah penyakit pada burung puyuh:
Membersihkan kandang secara rutin.
Mengaplikasikan suplemen organik untuk peternakan secara rutin.
Cek kondisi burung puyuh secara berkala, apabila ada burung yang kurang sehat maka segera pisahkan dari burung lainnya.
Pastikan cahaya yang masuk ke kandang terpenuhi dengan baik.
Pemberian air minum dalam kandang dengan kualitas air yang terjaga.
Itulah cara menyembuhkan burung puyuh yang sakit dan pencegahan penyakitnya. Penting untuk selalu memperhatikan kondisi burung dan kandang secara berkala untuk menghindari penyakit dan hal-hal yang tidak diinginkan. (NZ)
Baca Juga: 5 Cara Ternak Burung Puyuh di Rumah agar Hasil Panen Melimpah
