Cara Menyiram Tanaman Cabai yang Benar Sesuai Umurnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman cabai membutuhkan perawatan terbaik agar bisa tumbuh subur dan bisa menghasilkan cabai yang banyak.
Salah satu hal utama yang harus diperhatikan adalah penyiraman tanaman cabai sesuai umurnya. Untuk mengetahui cara menyiram tanaman cabai yang tepat, simak di sini.
Cara Menyiram Tanaman Cabai yang Benar
Dayat Suryana dalam buku berjudul Menanam Cabai menjelaskan bahwa penyiraman cabai tidak dapat disamakan dengan penyiraman tanaman yang lain.
Berikut adalah beberapa cara menyiram tanaman cabai yang benar sesuai umurnya.
1. Metode Penyiraman Cabai Sesuai Usia
Berdasarkan usianya, berikut adalah metode penyiraman cabai yang tepat.
Pada usia tanaman cabai 0-20 hari atau ketika masa semai, siram sebanyak 1-2 kali per hari atau sesuaikan dengan kebutuhan atau lihat kondisi tanah. Dosis penyiraman per tanaman ada 750 ml air.
Pada usia 21 hari - 2 bulan siram sebanyak 1-2 kali sehari. 1 kali sebenarnya sudah cukup tetapi menyesuaikan kondisi iklim yang terjadi. Dosis per tanaman adalah 1,5 liter.
Pada usia cabai 2 bulan ke atas atau menjelang masa panen maka kurangi intensitas dan frekuensi penyiraman tanaman cabai.
2. Waktu Penyiraman Cabai
Adapun waktu penyiraman terbaik tanaman cabai adalah saat pagi maupun sore hari. Jangan menyiram tanaman cabai ketika siang hari saat matahari sedang terik-teriknya. Tetesan air bekas penyiraman membuat daun tanaman cabai terbakar.
Jika penyiraman dilakukan saat sore hari dan terlalu malam. Cabai yang jamuran akan sulit sembuh dari penyakit jamuran ini, sebab cabai tidak punya waktu untuk mengeringkan daunnya dengan sempurna.
3. Jumlah Air Saat Penyiraman Cabai
Jumlah air saat penyiraman cabai tidak bisa ditentukan. Kondisi ini tergantung pada matahari, substrat, wadah tanaman, lokasi, cahaya, serta varietas.
Pastikan saat penyiraman cabai, air bisa mencapai akar namun tidak sampai banjir. Cara memeriksanya adalah dengan memasukkan jari telunjuk pada media tanam dan cek media tanam telah lembap atau belum.
4. Jenis Air Terbaik untuk Penyiraman Cabai
Penyiraman air terbaik adalah menggunakan air hujan, karena tanaman cabai tidak bisa tumbuh baik pada air kran yang berkapur.
Pemilik perlu menyiapkan tong ukuran besar dengan tujuan menampung air hujan kemudian siramkan pada tanaman cabai. Jika tanaman cabai yang dimiliki tidak terlalu besar, maka bisa mencampurkan air suling dan air ledeng.
Demikian pembahasan mengenai cara menyiram tanaman cabai yang benar sesuai usia cabai. (eK)
