Cara Menyiram Tanaman dengan Air Cucian Beras

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 23:29 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi menyiram tanaman dengan air cucian beras. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyiram tanaman dengan air cucian beras. Sumber foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Cara menyiram tanaman dengan air cuci beras tentunya tidak boleh dilakukan sembarangan agar kesehatan dan pertumbuhan mereka tetap terjaga.
ADVERTISEMENT
Dengan mengetahui langkah-langkah menyiram tanaman menggunakan air cucian beras, tanaman tersebut dapat kembali sehat dan tidak rusak. Untuk itu, simak penjelasan lengkapnya di sini.

Cara Menyiram Tanaman dengan Air Cucian Beras

Ilustraasi menyiram tanaman. Sumber foto: Unsplash
Beras merupakan bahan pokok untuk membuat nasi. Karena itu, beras dianggap sebagai hal penting yang harus ada setiap hari. Biasanya, sebelum dimasak menjadi nasi, beras akan dicuci terlebih dahulu. Tujuannya untuk menghilangkan bakteri dan kuman.
Setelah mencuci beras, kebanyakan orang biasanya langsung membuang air cucian tersebut. Padahal, air ini memiliki sejumlah manfaat, baik untuk manusia maupun tanaman.
Dikutip dari laman The Plant Mail, air cucian beras dapat menjadi pupuk alami untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, menjaganya dari hama dan penyakit, hingga memperbaiki kualitas tanah serta akar. Dengan begitu, tanaman menjadi lebih sehat.
ADVERTISEMENT
Kendati demikian, manfaat ini bisa didapatkan jika cara penyiraman dilakukan dengan benar. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.

1. Pastikan Air Tidak Terlalu Kental

Ketika ingin menggunakan air bekas cucian untuk menyiram tanaman, pastikan airnya tidak terlalu kental. Sebab, air kental dapat memancing pertumbuhan jamur pada media tanam. Ciri media yang sudah tumbuh jamur sendiri adalah muncul bercak putih.

2. Hindari Penyiraman Terus Menerus

Menyiram tanaman dengan air cucian beras juga tidak perlu dilakukan secara rutin. Penting bagi kita untuk memperhatikan waktu intensitasnya, agar pH media tanam tidak berubah menjadi asam.

3. Tambahi Pupuk Daun

Agar kinerja dan hasil penyiraman menggunakan cucian beras lebih optimal, maka tambahkan pupuk daun sebanyak 1 gram. Dengan ini, tumbuhan bisa menjadi lebih sehat dan kuat.

4. Gunakan Air Cucian yang Masih Fresh

Terakhir, agar hasil lebih maksimal dan optimal, gunakanlah air bekas cucian yang benar-benar baru. Pasalnya, air bekas cucian yang sudah lama bisa mengandung asam yang justru merusak pH media tanam. Akibatnya, tanaman akan mudah busuk.
ADVERTISEMENT
Itulah beberapa cara menyiram tanaman dengan air cucian beras yang bisa diterapkan. (RN)