Konten dari Pengguna

Cara Merawat Anak Ayam untuk Pemula yang Mudah Dilakukan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara merawat anak ayam. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat anak ayam. Foto: Pixabay

Cara merawat anak ayam yang baik dan benar diperlukan agar bisa tumbuh besar dan sehat.

Dalam hal ini, anak ayam perlu ditempatkan di kandang yang tepat guna melindunginya dari angin, hujan, perubahan suhu drastis, dan serangan hama.

Selain itu, ada sejumlah cara perawatan anak ayam lain yang perlu diketahui para pemula. Simak pembahasannya di sini.

Cara Merawat Anak Ayam

Ilustrasi cara merawat anak ayam. Foto: Pixabay

Dikutip dari buku Sukses Meningkatkan Produksi Ayam Petelur karya Dwi Joko, dkk, berikut adalah cara merawat anak ayam untuk pemula yang mudah dilakukan.

1. Menyiapkan Pemanas (Brooder)

Sistem pengaturan nafas pada anak ayam belum berjalan dengan stabil. Akibatnya, perbedaan suhu tubuh ayam dan lingkungan bisa mengganggu proses metabolisme tubuh anak ayam.

Oleh karena itu, diperlukan pemanas untuk menjaga suhu tubuh. Brooder yang baik adalah yang menghasilkan panas yang stabil, berfokus, dan tidak mengeluarkan suara berisik.

2. Menyediakan Termometer

Termometer merupakan alat kontrol suhu yang harus ada di dalam kandang. Suhu kandang untuk anak ayam mulai usia 0 minggu adalah 33-36° C. Suhunya akan terus diturunkan hingga 21-23° C setelah ayam berusia 36 minggu.

3. Memberikan Sekat Pembatas

Pemberian sekat pembatas bertujuan agar panas yang dihasilkan brooder tetap fokus dan sebagai pelindung dari terpaan angin dan hewan liar.

Sekat tersebut dibuat dari seng dengan tinggi maksimal 60 cm dengan bentuk lingkaran atau oval karena anak ayam suka berada di bagian sudut kandang. Sekat juga bisa diperbesar seiring pertumbuhan anak ayam.

4. Instalasi Tempat Pakan dan Air Minum

Tempat pakan dan minum mudah ditemukan dalam berbagai bentuk. Pastikan untuk memberikan wadah sesuai dengan jumlah anak ayam di dalam kandang agar semua anak ayam bisa makan di waktu bersamaan.

5. Pemberian Pakan

Pakan untuk anak ayam berupa campuran pakan starter dan dedak dengan perbandingan 1:3 yang ditambah air hingga memiliki tekstur seperti bubur. Jumlah pakan tentu akan meningkat seiring pertumbuhan anak ayam.

6. Menyiapkan Alas Kandang (Litter)

Penggunaan alas kandang atau litter memiliki sejumlah tujuan, yakni:

  • Menjaga suhu kandang

  • Menampung dan menyerap air juga kotoran dari anak ayam

  • Meminimalisir terjadinya lepuh dada

  • Menjadi media anak ayam untuk mengais dengan kakinya.

Demikian informasi mengenai cara merawat anak ayam untuk pemula yang mudah dilakukan. (SP)