Konten dari Pengguna

Cara Merawat Bayi Burung Tanpa Induk agar Tidak Mati

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Hanya Ilustrasi: Cara Merawat Bayi Burung Tanpa Induk agar Tidak Mati. Sumber: ArtHouse Studio/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi: Cara Merawat Bayi Burung Tanpa Induk agar Tidak Mati. Sumber: ArtHouse Studio/Pexels.com

Anak burung yang ditinggal induknya, tentu bisa membuat anak burung mati karena tidak terurus dengan baik. Untuk mencegah hal ini, pemilik harus tahu cara merawat bayi burung tanpa induk dengan tepat.

Simak cara-caranya dalam penjelasan di bawah ini!

Cara Merawat Bayi Burung Tanpa Induk

Foto Hanya Ilustrasi: Cara Merawat Bayi Burung Tanpa Induk agar Tidak Mati. Sumber: Adi K/Pexels.com

Mehmet Gürbüz dalam buku berjudul Penyakit dan Perawatan Burung menjelaskan bahwa merawat burung adalah dengan cara diberikan minum, makan, dimandikan, dijemur, hingga diberikan vitamin.

Namun, jika burung yang perlu dirawat masih bayi karena ditinggal induknya maka pemilik bisa menggunakan cara-cara berikut:

1. Siapkan Kandang Khusus

Burung yang masih bayi harus disiapkan kandang khusus. Di mana kandang tersebut hanya berisikan untuk bayi burung yang aman dari predator berbahaya. Kandang burung harus dibuat sedemikian rupa untuk dijadikan sebagai sarang pengganti burung alami, ini caranya:

  • Gunakan keranjang, kardus bekas, maupun sarang burung yang ukurannya kecil.

  • Tutup bagian bawah kandang menggunakan alas lembut. Alas tidak boleh basah, karena bisa memunculkan bakteri dan virus berbahaya.

  • Tambahkan ranting dan daun kecil pada kandang.

  • Letakkan kandang di lokasi yang tenang dan hangat.

  • Agar tidak kedinginan berikan penerangan lampu neon dengan jarak 20-30 cm dari posisi burung.

  • Jika perlu gunakan selimut kain agar bayi burung semakin hangat.

2. Memberikan Makanan dan Minuman yang Tepat

Makanan burung yang tepat disesuaikan dengan jenis bayi burung tersebut. Makanan burung, contohnya serangga maupun buah-buahan.

Namun, ada beberapa bayi burung yang membutuhkan susu formula khusus. Cara memberikan makan dan minum untuk bayi burung yang tepat adalah:

  • Jika bayi burung belum bisa makan dengan baik, maka cara memberikan pakan dengan menggunakan feeding tube atau corong makan.

  • Berikan pakan 2-3 kali sehari.

  • Pada saat memberi makan, pemilik bisa memijat tembolok bayi burung dengan lembut saat burung mengunyah makanan agar makanan mudah masuk dalam perutnya.

  • Untuk keperluan air, bayi burung bisa mendapatkan dari makanan yang diberikan. Jadi, jangan taruh wadah air dalam kandang burung yang masih bayi. Wadah air bisa membahayakan bayi burung.

3. Jangan Terlalu Sering Memegang Bayi Burung

Bayi burung jangan terlalu sering dipegang. Terutama bagi bayi burung yang belum tumbuh bulunya. Jika kebanyakan memegang, kulit bayi burung yang sensitif bisa terluka atau terkontaminasi bakteri dan virus berbahaya dari tangan pemilik yang kotor.

Demikian cara merawat bayi burung tanpa induk. Perawatan ini biasanya berlangsung 3-6 bulan hingga burung bisa terbang dan hidup mandiri. (eK)