Cara Merawat Decu Kembang Supaya Cepat Bunyi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika pemilik burung mengetahui cara merawat decu kembang dengan benar maka burung akan cepat bunyi.
Dikutip dari buku Ensiklopedia Dunia Hewan untuk Pelajar dan Umum, burung adalah hewan yang memiliki sayap, berbulu, berparuh, dan mempunyai dua kaki.
Decu kembang merupakan salah satu jenis burung yang banyak dipelihara pecinta aves. Lantas, bagaimana cara merawatnya dengan tepat?
Cara Merawat Decu Kembang
Berikut ini beberapa cara merawat decu kembang yang dapat dilakukan supaya cepat bunyi:
1. Penempatan
Burung decu kembang diletakkan dalam kandang yang berada di lokasi sepi dan tenang demi menghindari stres. Pemilik dapat memberi beberapa ekor jangkrik kecil yang ditambah ulat kandang. Tujuannya adalah supaya burung dapat makan sepuasnya.
Sebaiknya, pemilik mengatur kandang burung dikerondong atau digantang pada tempat tenang untuk mendukung adaptasinya. Pemilik dapat membiarkan burung beradaptasi hingga 3 hari.
2. Pakan
Pemberian voer kering dapat dilakukan setiap hari setelah burung ngevoer total. Selain itu, pemilik bisa memberi makanan tambahan berupa jangkrik kecil sekitar 3 sampai 4 ekor di pagi dan sore hari.
Kroto segar juga dapat diberikan 3 kali satu minggu dengan porsi cepuk kecil. Pemilik dapat mengganti kroto dengan ulat kandang atau ulat hongkong. Ulat hongkong sebaiknya diberikan ketika cuaca dingin.
3. Pengembunan
Pemilik harus mengembunkan burung decu kembang pada pukul 5 sampai 5.30 pegi setiap bulannya. Tujuannya adalah supaya burung menghirup udara segar serta menikmati momen pagi hari.
Pada waktu itulah burung akan saling berkicau dengan burung-burung liar lainnya sehingga mereka terpancing untuk lantang berkicau. Lama kelamaan, burung decu kembang akan rajin berbunyi.
4. Mandi
Burung decu kembang dapat dimandikan setiap pagi. Caranya adalah disemprot halus dengan sprayer atau pemilik bisa membiarkan burung mandi sendiri dalam cepuk. Setelah mandi, pemilik dapat memberi jangkrik kecil 3 sampai 4 ekor langsung dari tangan.
Interaksi tersebut akan mengasah kedekatan burung dengan pemilik. Setelah itu, burung dapat dijemur selama 1 sampai 2 jam setiap harinya. Namun jika sinar matahari sangat terik, sebaiknya penjemuran hanya 30 menit sampai 1 jam saja.
(LAU)
