Cara Merawat Gerabah dari Tanah Liat supaya Awet

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara merawat gerabah dari tanah liat memerlukan perhatian khusus agar tetap awet dan indah. Selain berfungsi sebagai wadah, gerabah juga memiliki nilai estetika yang tinggi dan sering digunakan sebagai dekorasi.
Perawatan yang tepat akan mencegah kerusakan seperti retak, pecah, atau timbulnya jamur, sehingga gerabah dapat bertahan lebih lama dan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Cara Merawat Gerabah dari Tanah Liat
Cara merawat gerabah dari tanah liat dapat dimulai dari membersihkan, menyimpan di tempat aman, dan melindungi dari kerusakan. Mengutip thespruceeats.com, berikut berbagai cara merawat gerabah dari tanah liat agar tetap dalam kondisi baik.
1. Pembersihan yang Tepat
Pembersihan adalah langkah awal yang penting dalam merawat gerabah. Untuk membersihkan gerabah, hindari penggunaan bahan pembersih yang keras atau abrasif.
Cukup gunakan air hangat dan sabun lembut. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti:
Rendam Gerabah: jika ada noda atau kotoran yang membandel, rendam gerabah dalam air hangat selama beberapa menit.
Sikat Lembut: gunakan sikat lembut atau kain bersih untuk menggosok bagian yang kotor. Pastikan tidak menggores permukaan gerabah.
Bilas dan Keringkan: setelah dibersihkan, bilas gerabah dengan air bersih dan keringkan dengan lap lembut. Hindari menjemur gerabah di bawah sinar matahari langsung, karena bisa menyebabkan retak.
2. Penyimpanan yang Tepat
Penyimpanan gerabah juga berpengaruh terhadap keawetannya. Berikut beberapa tips untuk menyimpan gerabah dengan baik di antaranya:
Hindari Tumpukan: jangan menumpuk gerabah satu di atas yang lain, karena bisa menyebabkan goresan atau kerusakan. Simpanlah gerabah secara terpisah.
Gunakan Penyangga: jika memungkinkan, gunakan penyangga atau rak yang cukup kuat untuk menyimpan gerabah agar tidak mudah terjatuh.
Jauhkan dari Suhu Ekstrem: simpan gerabah di tempat yang tidak terkena suhu ekstrem, baik panas maupun dingin untuk mencegah keretakan.
3. Penggunaan yang Bijak
Penggunaan gerabah juga perlu diperhatikan agar tidak cepat rusak. Jangan gunakan gerabah untuk memasak di atas api langsung atau menempatkannya di oven, kecuali jika gerabah tersebut dirancang khusus untuk itu.
Hindari mengisi gerabah dengan beban yang terlalu berat karena dapat menyebabkan retak atau pecah.
Perlakukan gerabah dengan hati-hati adalah hal penting untuk menjaga keawetannya. Misalnya, saat mencuci piring, jangan meletakkannya dengan kasar di rak piring.
Itulah cara merawat gerabah dari tanah liat supaya awet. Dengan mengikuti tips-tips di atas, gerabah akan tetap awet dan indah dalam jangka waktu yang lama. (Suci)
Baca Juga: Alat dan Bahan Membuat Gerabah beserta Teknik Pembuatannya
