Konten dari Pengguna

Cara Merawat Kelomang dan Fakta Uniknya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Merawat Kelomang. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Merawat Kelomang. Sumber: Unsplash

Cara merawat kelomang harus dipahami bagi pemiliknya agar kelomang dapat hidup sehat dan lama serta terhindar dari penyakit.

Dikutip dari buku Fun Coloring Mewarnai Hewan Peliharaan, kelomang adalah jenis hewan peliharaan yang tinggal di dalam cangkang siput. Cangkang tersebut bisa menyembunyikan semua tubuhnya ketika ditarik masuk.

Untuk memelihara hewan satu ini, tentu harus mengetahui cara perawatan yang baik. Lantas, bagaimana cara merawat kelomang?

Cara Merawat Kelomang

Ilustrasi Cara Merawat Kelomang. Sumber: Unsplash

Berikut adalah beberapa cara merawat kelomang yang dapat dilakukan:

1. Mempersiapkan Kandang

Cara pertama yang harus dilakukan untuk merawat kelomang adalah menyiapkan kandang yang tepat. Untuk kelomang dewasa, dibutuhkan akuarium berukuran setidaknya 30 liter supaya pergerakannya tidak terganggu.

Tak hanya itu, dekorasi akuarium juga harus disesuaikan dengan habitat kelomang. Misalnya, panjatan atau cangkang baru yang berukuran lebih besar daripada cangkang yang sudah digunakan.

2. Beri Teman

Sifat kelomang adalah berkoloni ketika hidup di alam liar. Mereka sangat sosial dan bekerja sama untuk mendapatkan makanan. Maka dari itu, dalam satu akuarium hendaknya diletakkan 2 sampai 3 ekor kelomang.

Agar tidak bertengkar, sebaiknya kelomang yang disatukan mempunyai ukuran tubuh yang sepadan. Selain itu, sebaiknya tidak meletakkan hewan invertebrata lain dalam satu akuarium yang sama dengan kelomang.

3. Menyiapkan Bohlam

Kelomang lebih senang beraktivitas pada malam hari daripada siang hari. Maka dari itu, untuk mendukung aktivitasnya, sebaiknya kandang kelomang dilengkapi lampu bohlam dengan watt rendah.

4. Jauhkan Semut

Semut sering mengganggu hewan peliharaan, termasuk kelomang. Bahkan, gangguan semut dapat menyebabkan kelomang mati.

Untuk menjaga datangnya semut, di sekitar kandang kelomang sebaiknya diberi kapur anti semut dan meletakkan akuarium jauh dari sarang semut.

5. Memilih Makanan

Memelihara kelomang tentu harus memperhatikan nutrisi dan gizi yang diperlukan hewan kecil satu ini. Sebagai omnivora, kelomang memang termasuk ke dalam pemakan segala namun tidak sembarang makanan dapat diberikan.

Berikut ini daftar makanan yang tepat diberikan untuk kelomang:

  • Brokoli

  • Wortel

  • Melon

  • Stroberi

  • Anggur

  • Kelapa

  • Mangga

  • Pepaya

  • Apel

  • Pisang

  • Nanas

  • Bayam

  • Selada air

  • Kacang-kacangan

  • Potongan kulit kayu

  • Kismis

  • Kerupuk rendah garam

  • Popcorn (hanya sesekali)

  • Sereal tanpa gula

  • Telur yang sudah dimasak

  • Daging

  • Udang kering

Fakta Unik Kelomang

Hewan kelomang mempunyai beberapa fakta unik, yaitu:

  • Memiliki nama lain, yaitu kepiting pertapa.

  • Bentuknya menggemaskan dan mungil.

  • Dapat mengambil cangkang hewan lain.

  • Bernapas dengan insang.

  • Berkerabat dengan udang.

  • Hidup berkoloni.

  • Habitat bervariasi.

  • Hewan omnivora.

  • Hidup hingga 30 tahun.

Itu dia beberapa cara merawat kelomang dan fakta uniknya.(LAU)