Cara Merawat Tanaman Belimbing Wuluh agar Berbuah Lebat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman belimbing wuluh merupakan tanaman yang dapat berbuah sepanjang tahun, tinggi pohonnya mencapai 5-10 m. Bagi yang tertarik menanam jenis belimbing ini, ketahui dahulu cara merawat tanaman belimbing wuluh.
Mengutip dari Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi), oleh A Dewi, (7:2019), dalam situs e-journal.uajy.ac.id, belimbing wuluh digunakan sebagai obat tradisional seperti bunganya dapat digunakan sebagai obat sariawan dan batuk.
Lalu, daun belimbing wuluh dapat digunakan sebagai obat rematik, sakit perut dan gondongan. Buahnya juga dapat digunakan sebagai obat untuk sariawan, sakit perut, batuk rejan, jerawat, panu, hipertensi, kelumpuhan, hingga radang rektum.
Cara Merawat Tanaman Belimbing Wuluh agar Berbuah Lebat
Cara merawat tanaman belimbing wuluh sama dengan perawatan jenis belimbing lainnya karena mereka masih menjadi satu varietas.
Mengutip dari Tips Menanam dan Merawat Pohon Belimbing di Halaman Rumah, (2023), dalam situs p2mal.uma.ac.id, inilah cara merawatnya:
Lalukan penyiraman pada tanaman belimbing wuluh rutin 1-2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
Pastikan media tanam tidak terlalu kering atau terlalu basah, karena hal ini dapat menyebabkan akar busuk.
Setiap seminggu sekali harap siangi gulma yang mengganggu, agar tidak bersaing dengan pohon belimbing dalam mendapatkan air dan nutrisi.
Bila perlu, tutupi permukaan media tanam dengan jerami atau sekam padi, agar gulma tidak mudah tumbuh.
Setiap satu bulan sekali lakukan penggemburan ulang agar media tanam tidak mengeras dan sirkulasi udara tetap lancar. Melakukan hal ini bisa menggunakan garpu taman atau cangkul. Lakukan dengan hati-hati, agar tidak merusak akar pohon belimbing.
Setiap 3 bulan sekali, petani bisa memberikan pupuk NPK kurang lebih 5 gram pada pohon belimbing agar pohon mendapatkan nutrisi yang cukup. Cara memberi pupuknya bisa dengan menaburkannya di sekitar batang pohon, lalu menyiramnya dengan air bersih.
Pada masa generatif pohon, berikan 1 sendok pupuk PK MKP atau pupuk buah setiap 2 minggu sekali. Hal ini dilakukan agar pohon dapat menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas.
Petani bisa melarutkan pupuk dalam air, lalu menyemprotkannya ke daun dan bunga pohon belimbing.
Itulah tata cara merawat tanaman belimbing wuluh agar berbuah lebat. Belimbing wuluh sangat menyukai kelembaban. Maka dari itu, lakukan penyiraman rutin agar pohon tumbuh subur dan sehat. (IF)
Baca juga: Kenapa Pohon Belimbing Tidak Berbuah? Ini Jawabannya
