Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Cara Packing Nastar agar Tidak Pecah saat Pengiriman
12 Maret 2025 21:05 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Cara packing nastar agar tidak pecah harus diperhatikan dengan baik, mulai dari pemilihan wadah hingga cara menyusunnya dalam kemasan. Mengirim kue nastar tanpa kerusakan memerlukan teknik yang tepat agar tetap utuh sampai ke tangan penerima.
ADVERTISEMENT
Kesalahan dalam pengemasan bisa membuat nastar hancur atau remuk selama perjalanan.
Cara Packing Nastar agar Tidak Pecah
Sebelum memulai proses cara packing nastar agar tidak pecah, pastikan nastar sudah benar-benar dingin. Nastar yang masih hangat lebih rentan hancur karena teksturnya masih lembut dan mudah rapuh.
Jika langsung dimasukkan ke dalam wadah saat masih panas, uap yang terperangkap bisa membuat kue menjadi lembek dan rentan berjamur. Diamkan nastar di suhu ruangan selama beberapa jam atau gunakan rak pendingin agar sirkulasi udara lebih baik.
Hal ini seperti yang tertulis dalam jurnal repository.ampta.ac.id, pada tahap pengemasan, setelah dipanggang nastar yang telah matang didiamkan hingga uap panasnya hilang, agar tidak mudah pecah.
Gunakan Wadah yang Kokoh dan Kedap Udara
Cara packing nastar dimulai dengan memilih wadah yang kokoh dan kedap udara. Wadah berbahan plastik tebal atau kaleng dengan tutup rapat menjadi pilihan terbaik.
ADVERTISEMENT
Pastikan wadah cukup kuat untuk menahan tekanan dari luar agar kue tetap dalam kondisi baik saat pengiriman.
Selain itu, ukuran wadah harus sesuai dengan jumlah nastar yang dikemas. Jangan gunakan wadah yang terlalu besar atau terlalu kecil, karena bisa membuat kue bergeser dan bertabrakan saat dalam perjalanan.
Lapisi Dasar dan Sisi Wadah dengan Kertas Roti atau Bubble Wrap
Untuk memberikan perlindungan ekstra, lapisi bagian dasar dan sisi wadah dengan kertas roti atau bubble wrap.
Cara ini membantu meredam guncangan saat paket dikirim. Nastar yang langsung bersentuhan dengan wadah tanpa lapisan pelindung berisiko pecah akibat benturan.
Pastikan setiap lapisan nastar dipisahkan dengan kertas roti agar tidak saling menempel. Jika menggunakan bubble wrap, hindari menekan terlalu keras agar kue tetap utuh dan bentuknya tidak berubah.
ADVERTISEMENT
Susun Nastar dengan Rapi dan Beri Sekat jika Perlu
Packing nastar agar tidak pecah juga bergantung pada teknik penyusunan di dalam wadah. Letakkan nastar secara berjejer tanpa terlalu menumpuk agar tidak terhimpit.
Jika harus menyusun beberapa lapis, gunakan sekat tambahan seperti kertas roti atau karton tipis untuk menjaga kestabilan.
Gunakan sekat atau cetakan khusus jika nastar dikirim dalam jumlah banyak. Sekat ini membantu mengurangi pergerakan nastar di dalam kemasan, sehingga risiko pecah bisa diminimalkan.
Gunakan Kardus Ekstra untuk Keamanan Tambahan
Setelah nastar dikemas dalam wadah, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam kardus yang lebih besar. Cara packing nastar agar tidak pecah ini memberikan perlindungan tambahan dari benturan selama perjalanan. (Rahma)