Konten dari Pengguna

Cara Pakai Pupuk Bambu Ijo untuk Tanaman agar Tumbuh Maksimal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara pakai pupuk bambu ijo, foto: unsplash/Sushobhan Badhai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara pakai pupuk bambu ijo, foto: unsplash/Sushobhan Badhai

Salah satu pupuk cair unggulan yang banyak digunakan adalah pupuk bambu ijo. Petani dapat meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kesehatan tanaman dengan memahami cara pakai pupuk bambu ijo.

Penggunaan pupuk yang tepat merupakan langkah penting dalam memaksimalkan pertumbuhan tanaman.

Pupuk bambu ijo ini memiliki kandungan unsur hara mikro dan makro yang seimbang, sehingga cocok untuk berbagai jenis tanaman, mulai dari padi, jagung, sayuran, hingga buah-buahan.

Dosis dan Cara Pakai Pupuk Bambu Ijo

Ilustrasi cara pakai pupuk bambu ijo, foto: unsplash/Nikola Jovanovic

Mengutip dari situs dpkp.jogjaprov.go.id, berikut ini panduan cara pakai pupuk bambu ijo untuk tanaman agar tumbuh maksimal.

1. Dosis umum

Langkah pertama yaitu petani perlu mengetahui dosis umum ketika akan memberikan pupuk pada tanaman.

Petani bisa mencampurkan 2 ml Pupuk Cair Bambu Ijo dengan 15 liter air. Dosis ini ideal untuk sebagian besar tanaman.

2. Cara aplikasi

Setelah mengetahui dosis yang tepat untuk tanaman, petani bisa aplikasikan larutan pupuk ke daun dan batang tanaman menggunakan sprayer.

Penyemprotan paling baik dilakukan saat tanaman berada di fase pembentukan bunga atau buah.

Untuk frekuensi penyemprotan, petani bisa mengulangi penyemprotan setiap 7-14 hari sekali sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lingkungan.

3. Tanaman yang cocok

Berikut ini dosis yang tepat untuk beberapa jenis tanaman.

  • Padi, gunakan dosis 2,5 ml per 15 liter air saat fase berbunga.

  • Jagung, aplikasikan 2 ml per 15 liter air selama masa pertumbuhan.

  • Sayuran, seperti cabai, semangka, melon, dan mentimun, gunakan dosis serupa sebelum berbunga dan saat pembentukan buah.

  • Buah-buahan, untuk tanaman seperti jeruk, apel, atau kopi, aplikasikan sebelum berbunga dan saat buah mulai berkembang.

Manfaat Pupuk Bambu Ijo

Ilustrasi cara pakai pupuk bambu ijo, foto: unsplash/Zoe Richardson

Mengutip dari situs dpkp.jogjaprov.go.id, berikut ini ada beberapa manfaat dari pupuk bambu ijo untuk tanaman agar tumbuh maksimal.

  • Meningkatkan fotosintesis tanaman.

  • Memenuhi kebutuhan unsur hara.

  • Mencegah kerontokan bunga dan buah.

  • Meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen.

Itu tadi cara pakai pupuk bambu ijo. Dengan pemakaian yang benar, pupuk bambu ijo ini dapat membantu tanaman petani tumbuh optimal.

Pastikan juga untuk selalu mencampur pupuk dengan air sesuai dosis dan memperhatikan kondisi tanaman sebelum mengaplikasikannya. Dengan demikian, hasil panen petani akan lebih maksimal. (Echi)

Baca juga: Cara Mengatasi Kopi Mati Pucuk dengan Praktis