Cara Pengendalian Penyakit pada Tanaman dan Pencegahannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memiliki tanaman sendiri dapat menjadi hobi yang menyenangkan. Tetapi, sama seperti makhluk hidup lainnya, tanaman juga bisa terserang penyakit. Untuk itu, ketahui juga cara pengendalian penyakit pada tanaman, lengkap dengan pencegahannya.
Dikutip dari Penyakit Tanaman: Pengertian, Gejala, Beserta Jenisnya - Fakultas Pertanian, oleh UMSU, 5 Mei 2023, dalam situs faperta.umsu.ac.id, penyakit tanaman adalah gangguan yang terjadi yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Cara Pengendalian Penyakit pada Tanaman
Penyakit pada tanaman bisa disebabkan karena faktor lingkungan seperti kelembaban yang tinggi atau rendah, suhu yang tidak sesuai, atau kondisi tanah yang buruk. Cara pengendalian penyakit pada tanaman ini penting untuk diketahui.
Masih dikutip dari Penyakit Tanaman: Pengertian, Gejala, Beserta Jenisnya - Fakultas Pertanian, oleh UMSU, 5 Mei 2023, dalam situs faperta.umsu.ac.id, penyakit tanaman dapat mempengaruhi pertumbuhan.
Tak hanya itu, juga dapat mempengaruhi kesehatan, dan produktivitas tanaman, sehingga dapat merusak hasil panen dan mengurangi nilai estetika tanaman hias.
Penyakit tanaman dapat menyerang semua jenis tanaman, termasuk tanaman buah-buahan, sayuran, tanaman hias, dan tanaman pangan.
Untuk itu, mengutip dari Pengendalian Penyakit Tumbuhan, oleh Jurusan MPLK Politani Negeri Kupang, 2 Juli 2019, dalam situs mplk.politanikoe.ac.id, inilah Cara pengendalian penyakit pada tanaman:
1. Eksklusi Patogen
Tujuan eksklusi adalah untuk mencegah masuknya patogen ke daerah yang masih bebas patogen. Selama patogen dan inangnya tidak kontak maka tidak akan terjadi penyakit.
Prinsip ini berhasil digunakan untuk patogen yang penyebarannya melalui bahan tanaman, tetapi sulit untuk patogen yang disebarkan oleh angin. Jadi, pengetahuan tentang cara penyebaran suatu patogen sangat penting dalam eksklusi.
2. Eradikasi (Pemusnahan) Patogen
Prinsip eradikasi bertujuan untuk memusnahkan atau mengurangi banyaknya patogen yang berada di daerah atau bagian tanaman. Tujuan ini dapat dicapai dengan berbagai cara yang sifatnya budidaya, fisik, kimiawi, dan hayati.
3. Proteksi Tanaman Rentan
Proteksi atau perlindungan tanaman yang rentan terhadap penyakit dapat dilakukan dengan aplikasi fungisida protektif dan dengan cara budi daya tanaman yang baik.
Fungisida protektif seperti senyawa tembaga, belerang, senyawa organik yang mengandung belerang (karbamat) atau klor, kuinon, dan keton.
4. Resistensi Tanaman
Resistensi tanaman atau ketahanan tanaman dapat dilakukan melalui program pemuliaan, termasuk seleksi varietas tahan. Ketahanan ini bisa merupakan ketahanan yang bersifat morfologi, fungsional, protoplasmik, dan biokimiawi.
Pencegahan Penyakit pada Tanaman
Berikut ini adalah beberapa cara untuk mencegah penyakit yang bisa saja terjadi pada tanaman:
Bisa dengan menggunakan benih bebas patogen. Benih ini diproduksi di daerah yang rawan kekeringan.
Harap untuk memperhatikan perawatan benih dengan air panas.
Jangan lupa untuk melakukan solarisasi tanah.
Gunakan senyawa kuman pada benih yang berguna untuk pengendalian penyakit tanaman.
Pilih varietas tanaman yang dapat tahan terhadap penyakit tertentu.
Harap selalu jaga kebersihan tanaman.
Gunakan ramuan alami.
Bisa manfaatkan serangga pengendali hama.
Itulah dia cara pengendalian penyakit pada tanaman, lengkap dengan pencegahannya. Jaga tanaman dengan baik agar tanaman tersebut dapat tumbuh sesuai yang diinginkan. (IF)
Baca juga: Manfaat Menanam di Polybag yang Sering Diabaikan
