Konten dari Pengguna

Cara Penggunaan Pupuk Bawang Merah yang Efektif dan Efisien

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk Bawang Merah yang Efektif dan Efisien, Unsplash/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk Bawang Merah yang Efektif dan Efisien, Unsplash/Getty Images

Cara penggunaan pupuk bawang merah yang efektif melibatkan beberapa langkah penting untuk memastikan hasil yang optimal.

Pupuk yang tepat mendukung pertumbuhan bawang merah, meningkatkan hasil panen, dan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Kualitas dan kuantitas hasil panen dapat ditingkatkan melalui teknik pemupukan yang tepat, sehingga menghasilkan bawang merah yang sehat dan berkualitas tinggi

Cara Penggunaan Pupuk Bawang Merah

Ilustrasi Cara Penggunaan Pupuk Bawang Merah, Unsplash/Mery Khachatryan

Cara penggunaan pupuk bawang merah yang tepat adalah dengan memperhatikan dosis, waktu, dan jenis pupuk yang digunakan. Berikut cara penggunaan pupuk bawang merah yang efektif dan efisien.

1. Pemupukan dasar

Pemupukan awal atau dasar dilakukan saat proses pengolahan lahan sebelum bibit ditanam. Pupuk diaplikasikan dengan cara menaburkan di atas bedengan dan mengaduknya hingga merata.

Untuk bawang merah, jenis pupuk dasar yang digunakan meliputi NPK Mutiara (16:16:16) sebanyak 500 gram, SP36 antara 50 hingga 100 gram, dan KCl sekitar 30 hingga 60 kg per hektare.

Jika menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang, dosis NPK Mutiara dapat dikurangi menjadi 250 kg/ha.

Hal ini dikarenakan NPK Mutiara mengandung unsur fosfor dan kalium yang sulit larut, sehingga memerlukan waktu setidaknya 14 hari agar unsur-unsur tersebut dapat terserap oleh tanaman.

Mengutip dari buku Strategi Sukses Bertanam Bawang Merah, Alaara, 2022, hal:35, pemupukan bawang merah yang baik, yaitu ketika tanaman bawang merah sudah berusia 7 hari setelah penanaman.

Di umur 7 hari, akar tanaman mulai tumbuh dan memerlukan unsur tersebut untuk perkembangannya. Unsur P dan K dari pupuk NPK, SP36, dan KCl akan selalu tersedia sepanjang pertumbuhan tanaman bawang merah.

2. Pemupukan susulan pertama

Pemupukan susulan pertama dilakukan ketika tanaman berusia 10 hingga 15 hari setelah penanaman. Pupuk yang digunakan adalah Urea sebanyak 180 kg/ha atau ZA sebanyak 400 kg/ha.

Pupuk ini diaplikasikan dengan cara ditaburkan di atas bedengan. Tujuan dari pemupukan ini adalah untuk memberikan tambahan nutrisi yang diperlukan oleh umbi.

3. Pemupukan susulan kedua

Pemupukan bawang merah selanjutnya dilakukan ketika tanaman berusia 30 hingga 35 hari setelah tanam. Pada tahap ini, tanaman bawang merah sedang memasuki fase pembentukan umbi, dan jenis pupuk yang digunakan adalah Urea sebanyak 180 kg/ha.

Unsur nitrogen (N) dari Urea sangat penting untuk proses fotosintesis, yang mendukung pembentukan karbohidrat.

Pemberian pupuk ini diikuti dengan penyiraman jika tidak turun hujan. Selain itu, disarankan untuk memberikan pupuk hayati guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Itulah cara penggunaan pupuk bawang merah yang efektif dan efisien.

Baca Juga: 4 Cara Memberi Pupuk Ubi Jalar dan Tips Tambahannya