Konten dari Pengguna

Cara Penggunaan Pupuk ZA untuk Tanaman Cabai yang Benar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara penggunaan pupuk za, sumber foto: TonyNojmanSK by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara penggunaan pupuk za, sumber foto: TonyNojmanSK by pexels.com

Pupuk ZA merupakan salah satu pupuk yang sering diberikan pada masa awal tanam cabai. Cara penggunaan pupuk ZA untuk tanaman cabai sendiri cukup beragam, bisa dengan pemberian setiap 7 hari sekali secara rutin.

Jika tanaman cabai rutin diberi pupuk ZA, pertumbuhannya akan semakin optimal, apalagi saat awal tanam. Mengingat pupuk ZA mengandung 21% unsur hara makro nitrogen serta 24% unsur hara makro sulfur yang baik untuk tanaman.

Dikutip dari buku Petunjuk Penggunaan Pupuk karya Pinus Lingga, di bawah ini terdapat cara mudah penggunaan pupuk ZA untuk tanaman cabai.

Cara Penggunaan Pupuk ZA untuk Tanaman Cabai

Ilustrasi cara penggunaan pupuk za, sumber foto: Karolina Kaboompics by pexels.com

Jika ingin tanaman cabai tumbuh dengan baik, nutrisinya harus dipenuhi dengan pemberian pupuk, seperti pupuk ZA. Pupuk ZA merupakan pupuk tunggal yang mengandung banyak unsur hara makro untuk kebutuhan tanaman.

Tidak heran jika pemberian pupuk ZA sangat disarankan pada awal penanaman cabai. Namun, penting untuk memperhatikan cara penggunaan pupuk ZA untuk tanaman cabai dalam penjelasan berikut.

1. Memberikan Pupuk Setelah Pengairan Setiap 7 Hari Sekali pada Awal Pertumbuhan

Pada awal pertumbuhan, dosis pupuk ZA yang diberikan dengan melarutkan 1 gelas pupuk ke dalam 25-30 liter air. Cara pemberiannya bisa dengan dosis 50 ml per tanaman setiap 7-10 hari sekali setelah pengairan tanaman.

2. Pemberian Pupuk dalam Fase Pembungaan

Setelah tanaman cabai memasuki fase pembungaan atau generatif, maka dosis pupuk ZA harus ditingkatkan. Caranya dengan melarutkan 1 gelas pupuk ke dalam 25-30 liter air bersih, bisa menggunakan air sumur.

Kemudian, larutan tersebut diberikan dengan menyiramnya ke lubang buatan dekat pangkal tanaman cabai. Lama waktu pemberiannya bisa disesuaikan seperti fase awal tanam, yaitu 7-10 hari sekali secara rutin.

3. Fase Pengisian Buah Cabe

Pupuk ZA juga bisa diberikan pada fase pengisian buah cabai dengan memasukkan 1 gelas pupuk ke dalam 30 liter air. Namun, cara memberikannya cukup berbeda, yaitu dengan menyiramkan ke lubang buatan pada jarak 10-15 cm dari pangkal tanaman.

Tanaman cabai bisa diberikan pupuk ZA pada fase pengisian buah setiap 10 hari sekali. Pastinya takaran yang diberikan tidak boleh berubah agar nutrisinya yang didapatkan tanaman tetap seimbang.

Itulah cara penggunaan pupuk ZA untuk tanaman cabai yang mendukung pertumbuhan tanaman lebih baik.(DSI)