Cara Perawatan Gedung Walet agar Hasilnya Melimpah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membuat dan merawat gedung walet yang tepat merupakan salah satu cara penting agar bisa menghasilkan sarang burung walet yang berkualitas. Lantas, bagaimana cara perawatan gedung walet yang benar?
Lebih jelasnya, simak uraian berikut!
Cara Perawatan Gedung Walet
Drs. Arief Budiman dalam buku berjudul Sebab dan Solusi Gedung Walet Kosong menjelaskan bahwa perawatan gedung walet setelah proses pemancingan berhasil sangat mudah. Cara yang perlu dilakukan adalah:
1. Jangan Melakukan Pemetikan Sarang
Biarkan populasi walet secara alamiah berkembang dahulu. Pemanenan sarang dalam populasi yang masih sedikit sangat berisiko tinggi. Bisa-bisa walet akan stres dan meninggalkan gedung, pindah bersarang ke gedung yang lain.
2. Menambah Populasi
Penambahan populasi dapat dilakukan dengan cara memasukkan walet-walet usia muda dalam gedung tersebut.
Memperoleh walet yang masih muda bisa dilakukan dengan membeli di rumah walet yang melakukan "panen tetasan" (panen sarang setelah anak walet mulai menetas) atau menetaskan telur walet dengan mesin penetas dan memeliharanya sampai burung walet bisa terbang.
3. Melakukan Perubahan Pintu
Lakukan perubahan ukuran pintu jika populasi walet paling tidak sudah mencapai angka 20 pasang. Ini untuk menghindari terjadinya populasi yang lambat karena gagalnya walet-walet muda memasuki gedung karena faktor pintu yang sulit atau sempit.
Mengubah pintu walet dengan cara menyempitkan ukuran pintu masuk untuk mencegah terjadinya pencurian lewat lubang pintu bisa dilakukan dengan cara perlahan-lahan atau secara bertahap.
4. Membasmi Hama
Mengantisipasi binatang pengganggu walet yang bisa dilakukan, di antaranya adalah:
Memberi ram kawat di lubang ventilasi supaya cicak, tokek, atau tikus tidak bisa masuk lewat lubang tersebut. Bukan hanya itu, hal ini juga mencegah agar tidak digunakan sebagai tempat bersarangnya burung gereja.
Memberi umpan yang beracun untuk tikus yang mungkin masuk ke dalam gedung walet.
Menangkal datangnya burung hantu yang masuk dalam gedung walet di malam hari bisa dilakukan dengan cara memasang lampu terang di pintu masuk walet. Lampu itu akan membuat burung hantu merasa silau dan takut mendekati pintu.
Antisipasi masuknya tokek melalui pintu walet juga bisa dilaksanakan dengan memasang "penangkal tokek", yang terbuat dari seng bergerigi tajam di sekeliling pintu.
5. Mengontrol Kelembapan Gedung Walet
Gedung walet membutuhkan kelembapan supaya burung bisa nyaman menginap hingga membuat sarang dalam rumah walet tetap berkualitas. Kelembapan yang berkurang mengakibatkan sarang walet berubah kecil, kemudian pecah-pecah.
Itulah cara perawatan gedung walet agar hasilnya melimpah dan mudah dipraktikkan oleh pembudidaya burung walet. (eK)
